RADARJOGJA.CO.ID – Tahun depan, Pemkab Gunungkidul melakukan perbaikan pada sejumlah ruas jalan kabupaten. Kucuran dana puluhan miliar rupiah dari dua sumber. Yaitu, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkidul Djaka Lelana mengatakan, mata anggaran di dua sumber tersebut digunakan untuk perbaikan jalan kabupaten. “Sejauh 12 kilometer melalui DAK sebesar Rp 22 miliar. Namun sharing anggaran dari APBD 2017 belum bisa disampaikan sekarang,” ungkap Djaka, Sabtu (17/12).

Djaka menjelaskan, data sejumlah ruas jalan yang akan diperbaiki sudah ada, sehingga tahun depan bisa langsung dikerjakan. Di antaranya, Gesing sampai Panggul di Kecamatan Tepus, Bibal, Girisuko, Panggang sampai Tompak, Purwosari dan jalan di Kecamatan Girisubo.

“Jalan-jalan tersebut dibangun menggunakan sistem hotmix,” jelasnya.

Kepala DPU Gunungkidul Edy Praptono menegaskan, panjang jalan di wilayahnya mencapai 686 kilometer dengan 166 ruas. Dari total panjang tersebut, kondisinya beragam. Data tahun 2015, 92,18 kilometer dalam kondisi rusak parah. Sementara rusak sedang sejauh 51,14 kilometer, dan rusak ringan sepanjang 63,53 kilometer. Sementara panjang jalan kabupaten yang rusak mencapai 206,46 kilometer.

“Kami akan berupaya melakukan perbaikan jalan. Namun dengan keterbatasan anggaran, setiap tahun hanya mampu menyelesaikan rata-rata 15-20 kilometer,” kata Edy.

Menurut Edy, tahun ini anggaran DAK sebesar Rp 48 miliar untuk mengkover sepanjang 32,4 kilometer. Kemudian melalui anggaran dari APBD sebesar Rp 2 miliar. Karena anggaran terbatas, dalam pengerjaannya mengambil skala prioritas. Yakni, jalan yang mengalami kerusakan.

Perbaikan jalan tersebut untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata. Selain itu juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunjang perekonomian. Bagi ruas jalan yang belum diperbaiki, pihaknya minta pada masyarakat bersabar.(gun/hes)

[ad id=”38875″]