RADARJOGJA.CO.ID– Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang memiliki harapan besar pada 2017 mendatang. Yakni mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitiannya. Klaster pengabdian UM Magelang harus sudah meningkat dari kategori binaan menjadi minimal madya.

“Serta meningkatkan jumlah proposal baik proposal pengabdian maupun penelitian. Peningkatan berupa kualitas dan kuantitas harus terus dipacu untuk kemajuan di tahun-tahun berikutnya,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UM Magelang Suliswiyadi.

Menurut dia, pada 2016 UM Magelang berhasil memperoleh dana hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) senilai Rp 761.500.000. Dana hibah tersebut dari 11 proposal penelitian dan pengabdian dosen UM Magelang yang berhasil lolos dan didanai Dikti.

“Tahun ini UM Magelang mendapatkan dana hibah Dikti total sebesar Rp 761.500.000,” jelasnya.

Dana hibah yang cukup besar itu dirasa sangat membanggakan karena upaya dari capaian para dosen UM Magelang. Klaster penelitian UM Magelang yang telah memasuki posisi sekarang ini merupakan capaian yang luar biasa.

“Kategori perguruan tinggi utama harus mencapai 60 persen penelitian berbasis Rencana Induk Penelitian (RIP) dan 40 persen penelitian multi tahun. Itu yang akan menjadi target kami selanjutnya. ” tandasnya. (ady/dem)