RADARJOGJA.CO.ID–Pelaku aksi klithih seharusnya menjadi musuh bersama. Sebab, sampai saat ini, aksi membacok orang dengan membabi-buta masih merebak di DIJ. Terbaru, aksi pembacokan Romadhon Istanto, 19, di Jalan Samas Dusun Selo, Sidomulyo, Bambanglipuro Selasa dini hari (20/12).

Akibatnya, warga Ploso, Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo ini mengalami luka-luka di bagian tengkuk dan wajahnya.Bagian tengkuk luka sepanjang 20 sentimeter. Juga, luka-luka di bagian pelipis dan mulut. Kini, pemuda tersebut harus dirawat di RS Elizabeth, Ganjuran, Bantul.

Diketahui aksi Klithih, karena Romadhon saat itu sama sekali tak mengetahui bakal jadi sasaran orang bercadar. Ia sedang buang air kecil di pinggir jalan. Setelah selesai menyortir udang.

Kala itu, Romadhon bersama seorang temannya, Sigit, 19, melepas lelah usai menyortir udang di pesisir pantai selatan. Dengan mengendarai sepeda motor keduanya berkeliling di seputaran Sanden dan Bambanglipuro.

Di tengah perjalanan, persisnya di Jalan Samas Dusun Selo keduanya berhenti karena ingin buang air kecil.

Pada saat buang hajat inilah tiba-tiba datang empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor berhenti menghampiri mereka. Tanpa basa-basi, empat orang bercadar ini membacok Romadhon. Pemuda tanggung ini tidak dapat melakukan perlawanan. Sebab, saat itu Romadhon tengah buang air kecil.

Dengan posisi membelakangi jalan raya (menghadap timur) dan duduk di jok sepeda motor.

“Setelah pelaku pergi, saksi (Sigit) mendatangi korban dan membawanya ke rumah sakit,” jelas Kapolsek Bambanglipuro AKP Yayan Dewayanto. (zam/eri)