RADARJOGJA.CO.ID – Kabupaten Gunungkidul kembali gagal meraih piala Adipura. Impian mendapat predikat sebagai kota kabupaten paling bersih dan mampu mengelola lingkungan kembali pupus tahun ini.

Kepala Pengendalian Dampak Lingkungan (Kapedal) Gunungkidul Irawan Sujatmiko mengatakan, meski belum memperoleh piala Adipura, sertifikatnya sudah diperoleh. Alasannya, dinilai berhasil meningkatkan usaha mewujudkan kota Wonosari yang berkelanjutan baik secara ekologis melalui prinsip-prinsip tata kepemerintahan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Supaya “naik kelas”, dan memperoleh piala di tahun depan, pihaknya sudah melakukan evaluasi,” kata
Irawan Sujatmiko, Rabu (21/12).

Irawan menungkapkan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi DIJ telah diundang agar memberitahu mana saja yang diperlukan perbaikan.

“Tentu melalui evaluasi ini, harapannya tahun depan piala Adipura bisa diperoleh,” katanya.

Dari penjelasan BLH, pengelolaan sampah masyarakat menjadi sorotan. Selama ini warga belum terbiasa memilah sampah organik dan non organik. Semua masih menumpuk di tempat pembuangan akhir sementara (TPAS).

“Di samping itu, ruang terbuka hijau di Kota Wonosari juga masih minim. Di antaranya Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Sumarwi,” ucapnya.

Jika masyarakat sudah melakukan sistem pemilahan, sampah yang bisa didaur ulang bisa dimanfaatkan. Adapun setiap hari volume sampah yang masuk ke TPAS Baleharjo setiap hari mencapai 25 ton dengan jumlah terbanyak dari sektor rumah tangga dan pariwisata. “Semua akan diperbaiki,” janji Irawan.

Ia melanjutkan, penilaian Adipura tahap pertama sudah dilakukan pada September 2016. Jika lolos, penilaian tahap ke dua akan dilakukan Maret 2017.

Seperti diketahui, hingga kini Gunungkidul belum pernah mendapatkan piala Adipura. Penghargaan Adipura diberikan setiap tahun, setelah panitia terdiri dari pusat melakukan penelitian dan penilaian.

Pjs Sekda Gunungkidul Supartono mendukung langkah Kapedal untuk menjadikan Kota Wonosari semakin hijau dan nyaman. Maka upaya mendorong masyarakat menjaga lingkungan dengan memilah sampah hendaknya dilakukan kontinu.

“Kami berusaha agar target piala Adipura tahun depan dapat tercapai,” kata Supartono yang tidak lama lagi melepas jabatan pjs sekda tersebut.(gun/hes)