Lulut Wahyudi Didaulat sebagai Salah Satu Juri

RADARJOGJA.CO.ID – KUALA LUMPUR– Gelaran Kuala Lumpur Bike Week (KLBW) 2016 terasa sangat istimewa dengan kehadiran para biker dari Asia, Eropa, USA dan Australia. Kustomfest dan Retro Clasic pun turut meramaikan gelaran even biker paling akbar di Malaysia ini.

Bos Kustomfest Lulut Wahyudi didaulat sebagai salah satu juri kontes kustom di ajang ini yang berhadiah 5000 RM ini. ” Ajang ini bagus untuk para biker saling support dan menjalin komunikasi,” kata Lulut.

Acara yang digelar (16-17/12) di di Lanai, Matic (Malaysia Tourism Centre) ini didukung penuh oleh Kementrian Pelancongan Malaysia.

Edie Iskandar Direktur KLBW 2016 mengatakan para biker dan builder berasal dari dari Indonesia, Thailand, Jepang, Philipina, Brunei Darusalam, Singapura, dan Vietnam. “Kami juga hadirkan Christina stunt girl dan stunt man Born Risky dari Amerika yang akan free style dengan Harley Davidson,” kata Edie yang sekaligus Bos Red Garage ini.

Acara ini juga dimeriahkan live music, DJ performance dan hiburan lainnya. Acara KLBW 2016 ini bisa dinikmati berbagai masyarakat umum dengan nyaman dan santai. Para chapter berdatangan dari berbagai merek motor gede dan mereka tampak akrab dengan rasa persaudaraan yang erat. Hebatnya, acara ini menutup separo jalan untuk acara free style moge.

Masyarakat terhibur dan tertib menikmati aneka gelaran di KLBW 2016. Di sini, biker dan masyarakat saling menghormati ,tidak ada sekat sama sekali. Motor gede berbagai merek berjejer rapi di depan panggung utama dan jalan negara. Biker dan masyarakat bisa menyatu dan menjaga ketertiban bersama.

Christina Lee Billings, stunt girl dari Amerika sangat senang bisa tampil di KLBW 2016 ini. “Terima kasih atas sambutan luar biasa masyarakat Malaysia dan para biker KLBW,” kata Christina.

Lulut Wahyudi mengatakan, para pelaku usaha bisnis otomotif mikro juga sangat diuntungkan. Mereka bisa kerjasama lintas negara antar builder dan juga biker untuk meningkatkan produksi dengan hasil yang berkualitas. “Ini yang mesti dilakukan, berinovasi dan berkreasi secara terus menerus, sehingga biker dipandang positif masyarakat,” pungkas Lulut, Bos Kustomfest sekaligus Owner Retro Clasic. (srv/rhe/sam/ong)