RADARJOGAJA.CO.ID – JOGJA – Menjawab langkah KONI Kota Jogja yang berencana membawa SK pembekuan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kantor Kesatuan Bangsa Kota Jogja mempersilakan pihak KONI menggunakan opsi tersebut. Hal tersebut merupakan hak institusi KONI untuk menguji keputusan yang dikeluarkan Kantor Kesbang Kota Jogja.

Kepala Kesbang Kota Jogja Sukamto mengatakan, dasar Kesbang mengeluarkan keputusan tersebut sudah melalui pertimbangan dan dengan dasar kehati-hatian menggunakan anggaran. “Kami mempersilakan, monggo kalau mau dibawa ke PTUN,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/12).

Salah satu pertimbangannya, menurut Sukamto, pada 2013 Kesbang pernah diberikan teguran BPK agar melakukan pembinaan kepada KONI Kota Jogja untuk lebih tertib administrasi. “Sejak teguran itu, kami optimalkan pengawasan dan pembinaan,” imbuhnya.

Mengenai berlarut-larutnya bonus atlet Kota Jogja yang tak kunjung cair, hal tersebut juga menjadi keprihatinan Kesbang. Sebab setelah pertemuan 8 Desember 2016 lalu, KONI bersepakat mengikuti saran Kesbang bahwa dalam 10 hari bonus atlet bisa dicairkan. “Ada dua saran kami, dana yang ada di KONI ditata dan dibuat adendum. Jika memang tidak cukup, bonus bisa diberikan dengan dana abadi KONI Kota Jogja yang masih Rp 650 juta. Dipakai sah saja,” bebernya.