RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO Mengandalkan poster bertuliskan “Om Telolet Om” para remaja itu menanti bus lewat. Mereka bersorak ketika bus membunyikan klakson telolet-nya. Demam telolet mewabah ke Kulonprogo.

Sepanjang jalan nasional, ditemukan sekelompok anak muda pemburu telolet. Mereka rela menunggu bus di pinggir jalan. Saat bus melintas, mereka langsung mengacungkan poster dan berteriak “Om Telolet Om” meminta sopir bus membunyikan klakson.

Jika permintaan dikabulkan, mereka kegirangan. “Ada kebahagian kalau mendengar suara telolet. Apalagi kalau ada nadanya,” ucap Nur Aziz, 18, yang berburu telolet bersama rekannya di Jalan Wates-Jogjakarta di Durungan Wates kemarin.

Aziz mengatakan libur sekolah merupakan momen tepat berburu telolet. Seolah tak kenal waktu, pagi, siang, sore bahkan malam mereka berburu telolet di jalan nasional. Sasarannya bus malam Patas dan bus Pariwisata yang memiliki irama klakson bervariasi.

“Berburu telolet ini kami rekam dan akan kami unggah ke media sosial. Apalagi sekarang lagi viral dan trending topic di jagad maya. Ada sensasi saat berburu telolet,” jelas Aziz.

Teman Aziz, Adira Maharani rela menghabiskan dua jam di pinggir jalan berburu telolet. Tidak semua bus merespons. Namun tidak membuat mereka jera. “Kalau sudah dapat telolet lega rasanya. Nanti dimasukin Instagram dan YouTube, mantab,” kata Adira.

Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Junaedi mengimbau masyarakat tetap menjaga keselamatan. Sebab aksi itu dilakukan di jalan raya. Tak jarang ada warga ke tengah jalan saat berburu telolet bus.

“Bus malam atau pariwisata biasa melaju kencang. Warga harus hati-hati, jangan sampai mengganggu lalu lintas. Jangan sampai ada kecelakaan saat berburu telolet,” kata Nanang.

Dampak kebisingan klakson telolet, menurut Nanang bukan wewenang kepolisian. “Lebih baik dilakukan di terminal saja ketimbang di jalan raya,” ujar Nanang. (tom/iwa/mar)