RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Jika berkunjung ke Pantai Glagah, banyak ditemui penjaja undur-undur laut goreng. Bercita rasa gurih layaknya udang goreng. Kudapan ini jadi buah tangan untuk dibawa pulang.

Undur-undur laut ini bisa ditemui di pantai selatan Jawa. Binatang ini suka membenamkan diri di pasir laut merupakan kuliner khas Pantai Glagah. Hewan serupa udang dan akan memerah saat digoreng ini banyak diburu wisatawan.

Salah seorang pedagang, Suyati, 43, warga Desa Bojong, Kecamatan Panjatan mengatakan saat liburan sekarang, penjual undur-undur laut menjamur. Ada puluhan pedagang undur-undur laut yang menempati lapak-lapak sepanjang jalan menuju Pantai Glagah.

“Saya sudah berjualan undur-undur laut krispi tiga tahun. Hari biasa saya bisa jual 30 kilogram per hari. Saat liburan bisa 50 kilogram,” kata Suyati.

Undur-undur laut didapat dari nelayan setempat. Hewan ini juga diburu pemancing untuk umpan berburu ikan plagis dari tubir pantai berpasir (Mancing Pasiran).

“Harganya Rp 80 ribu satu kilogram. Saya juga mengemas dalam kotak plastik, satunya Rp 5 ribu,” kata Suyati.

Salah seorang pengunjung Pantai Glagah, Mulyono, 45, warga Magelang mengatakan, kudapan itu membuat dirinya penasaran. “Sekilas dilihat bentuknya unik, namun rasanya enak seperti udang. Harganya murah, satu kilo dapat banyak, cocok untuk oleh-oleh,” kata Mulyono. (tom/iwa/mar)