RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO Banyak cara membabat habis praktik pungutan liar (pungli). Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kulonprogo selangkah lebih maju dengan menggunakan media online untuk pelayanan perizinan, yakni dengan Izin-Ku (Perizinan Online Kulonprogo).

Langkah tersebut merupakan terobosan Pemkab Kulonprogo agar pengurusan izin jadi mudah. Warga yang ingin mengurus izin, tinggal mengunjungi laman www.bpmpt.kulonprogokab. go.id melalui dua proses, yaitu pendaftaran dan pengisian formulir.

Transaksi bisa dilakukan dari mana saja, prosesnya lebih cepat, hasilnya langsung diambil di Kantor BPMPT Kulonprogo. Izinku diluncurkan Penjabat Bupati Kulonprogo Budi Antono didampingi Kepala Inspektorat Daerah Kulonprogo Riyadi Sunarto di Kantor BPMPT Kulonprogo Jumat.

“Secara teknis, permohonan izin bisa mengakses website tersebut. Ada menu pilihan yang ditampilkan, permohonan tinggal mengklik layanan perizinan online,” kata Kepala BPMPT Kulonprogo Agung Kurniawan.

Setelah login berhasil kemudian akan muncul informasi-informasi tentang perizinan, dan di tampilan menu sebelah kiri, klik pengisian, kemudian klik form perizinan. Radar Jogja mencoba melakukan klik di alamat http://202.162.35.205/izinku/ untuk melakukan proses perizinan online. Langkahnya, mengisi formulir sesuai izin yang akan diajukan. Data harus diisi dengan lengkap dan benar. Klik tombol simpan, formulir akan dicetak melalui tombol print.

Kemudian unggah berkas kartu NPWP dan KTP dalam bentuk file PDF. Terakhir, klik tombol daftar. Maka akan tercetak bukti pendaftaran dan selanjutnya proses perizinan online mulai diverifikasi petugas BPMPT. Perizinan online untuk meminimalisasi bertemunya pemohon dan petugas pelayanan.

“Strategi tersebut mengantisipasi praktik pungli karena mereka tidak bertemu langsung,” ujar Agung.

Akses keterjangkuan pelayanan perizinan makin mudah dan nyaman. Proses pengajuan perizinan online menjadi lebih baik dan mewujudkan transparansi informasi.

Kepala Inspektorat Daerah Kulonprogo sekaligus Wakil Ketua Tim Saber Pungli Kulonprogo Riyadi Sunarto mengatakan pelayanan perizinan online ini positif. Efektif memberantas praktik pungli. “Sejak Tim Saber Pungli dikukuhkan 8 Desember 2016 kami harus bekerja cepat. Perizinan online ini menjadi terobosan baik,” kata Riyadi.

Tim Saber Pungli sudah bergerak ke Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, kantor desa, dan sekolah negeri. “Pokja

Bimas Polres Kulonprogo juga sudah melakukan tugasnya. Kami tidak menunggu aduan, kami terus bergerak,” tegas Riyadi.

Jika terjadi hal yang mencurigakan, akan segera diproses. Jika terbukti ada pungli maka operasi tangkap tangan (OTT) akan dilakukan. “Kami berharap jangan sampai ada OTT,” kata Riyadi. Budi Antono bangga dengan terobosan perizinan online tersebut. Menjawab keluhan transparansi dari masyarakat selama ini.

“Biasanya jika terjadi pertemuan antara orang dan orang secara fisik akan terjadi praktik pungli,” kata Budi. (tom/iwa/mar)