RADARJOGJA.CO.ID – Pemkab Gunungkidul akhirnya memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 23.156.381.500 pada akhir tahun ini. Dengan jumlah capaian 2.858.705 pengunjung, terkumpul Rp 23.206.771.678.

Pencapaian target ini terpenuhi saat memasuki akhir tahun. Momen liburan sekolah dan akhir tahun jadi penyelamat pencapaian target. Bahkan, target tersebut bisa terlampaui.

“Kami bersyukur target yang dibebankan dipenuhi, meski capaiannya baru terlaksana di akhir tahun,” kata Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono, Selasa (27/12).

Kepala Disbudpar Gunungkidul Saryanto mengatakan, pencapaian target PAD terlampaui karena ada sisa waktu sebelum tutup tahun. Zona pantai timur mulai Wediombo hingga kawasan Pantai Siung menjadi primadona pemasukan PAD ini.

“Sekarang kunjungan wisata lebih merata dan tidak terfokus di satu titik,” kata Saryanto.

Hanya, penyebaran kunjungan memberikan dampak terhadap upaya pengumpulan PAD. Semua itu tak lepas adanya perbedaan harga retribusi masuk antara wilayah timur dengan barat, sehingga upaya mencapai target lebih lama.

“Di kawasan Pantai Siung-Wediombo retribusi hanya Rp 5 ribu per pengunjung. Sementara Pantai Baron dan sekitarnya retribusi Rp 10 ribu per pengunjung,” kata Saryanto.

Dengan sisa waktu yang ada, Disbudpar Gunungkidul terus menggenjot perolehan PAD. Salah satu caranya dengan menempatkan petugas di jalan tikus, agar wisatawan bisa diarahkan masuk melalui tempat pemungutan retribusi (TPR).

“Kami mengimbau agar kebersihan lingkungan tempat wisata dijaga dengan baik. Saya meyakini, lingkungan yang bersih semakin menambah daya tarik wisatawan untuk kembali berkunjung,” katanya.(gun/hes)