RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai ang-kutan pada libur Natal dan Tahun Baru kali ini berjalan lancar. Un-tuk memperlancar, Budi memin-ta masyarakat yang belum me-miliki tiket supaya tidak melaku-kan perjalanan pulang pada 1 Januari.

“Sudah kami cek, catatan per-jalanan kali ini tinggi sekali, lebih tinggi dari arus mudik lalu,” ujar Budi di sela pengecekan di Sta-siun Tugu Jogja, kemarin (27/12).

Dari laporan yang diterimanya, puncak arus balik terjadi pada Minggu (1/1). “Laporan dari (Bandara) Soekarno-Hatta, pada ha ri itu ada 340 ribu orang, saya sudah minta untuk bersiap,” lanjutnya.

Menurutnya, berbeda dengan arus balik saat Lebaran, yang bisa terbagi dalam beberapa hari, untuk arus balik liburan akhir tahun terpusat satu hari. Untuk itu, ia menyarankan agar masya-rakat yang belum mengantongi tiket balik, tidak perlu memaksa-kan diri pulang pada 1 Januari.

“Bisa 2 (Januari) pagi, siang atau sore yang sudah tidak terlalu pa-dat,” ungkapnya.

Alumni UGM ini menambahkan, untuk kelancaran angkutan libu-ran ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian, Pertamina hingga Kementerian terkait. Perkiraan kepadatan akan terjadi di Pelabuhan Merak Ban-ten, Bandara Soekarno-Hatta dan Tol Cipali.

“Sejauh ini cukup lan-car,” ujarnya.

Khusus mengenai angkutan kereta api, Budi yang sebelumnya naik kereta dari Solo Balapan hingga Stasiun Tugu mengatakan, hingga saat ini pelayanan sudah lebih baik. Tapi karena ada keter-batasan kapasitas, belum bisa mengangkut semua penumpang.

“Sejauh ini baik, tapi harus terus di-manage supaya tidak berlebi-han,” ujarnya.Sebelumnya, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhu-bungan DIJ Harry Agus Triono me ngatakan, untuk libur Natal dan Tahun Baru ini menyiapkan ribuan bus dan taksi yang memi-liki daya tampung sekitar 82.600 penumpang.

Hal itu juga sesuai hasil koordi-nasi dengan Organda DIJ, PT Angkasa Pura Bandara Adisut-jipto dan PT Kereta Api Daop 6. Jumlah armada yang disiapkan nyaris sama saat operasi Lebaran 2016 lalu. Jumlah angkutan jalan disiapkan total 2.936 unit. Sedang-kan angkutan kereta api 57 unit dan angkutan udara total 78 pe-nerbangan domestik dan inter-nasional. (pra/laz/ong)