RADARJOGJA.CO.ID – Rencana pemerintah pusat menjadikan Lapangan Udara (Lanud) Gading di Playen sebagai bandara komersil terus dimatangkan. Menindaklanjuti rencana tersebut, Bupati Gunungkidul Badingah berencana menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam waktu dekat ini.

“Saya belum bisa sampaikan, kapan jadwal menemui pak menteri. Namun, dalam waktu yang tidak lama lagi,” ungkap Badingah, Rabu (28/12).

Badingah melanjutkan, di tingkat internal pemkab, ia terus melakukan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menindaklanjuti pembukaan Lanud Gading untuk bandara perintis pariwisata.

“Sesuai rekomendasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ada perubahan perubahan status dari lanud menjadi bandara perintis digunakan untuk menunjang kegiatan pariwisata,” paparnya.

Saat disinggung mengenai proses pembebasan lahan, Badingah mengaku belum bisa berbicara lebih jauh, lantaran baru bisa diputuskan sesuai koordinasi dengan menteri. Dari hasil pertemuan nanti, bisa diketahui langkah selanjutnya.

Menurut Badingah, dengan pengoperasian Bandara Gading, ke depan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi saat bandara di Kulonprogo mulai dioperasionalkan, upaya wisatawan cenderung mencari tujuan wisata terdekat bisa terfasilitasi.

“Efeknya nanti akan luar biasa (jika dibangun bandara). Karena perekonomian masyarakat akan meningkat,” katanya.

Pjs Sekda Gunungkidul Supartono sudah ancang-ancang terkait perubahan status lanud menjadi bandara perintis periwisata. Jika mulai beroperasi, pemkab siap melobi ke sejumlah maskapai penerbangan yang memiliki jalur perintis untuk masuk ke Bumi Handayani. “Pemkab juga siap membangun fasilitas pendukung. Mulai pelebaran jalan hingga sarana pendukung bandara yang lain,” kata Pjs Sekda yang sebentar lagi habis masa jabatannya tersebut.(gun/hes)