RADARJOGJA.CO.ID – Penerimaan dana keistimewaan (danais) Kabupaten Gunungkidul meningkat drastis pada 2017. Jika tahun ini hanya memperoleh Rp 6, 4 miliar, pada tahun depan jumlahnya naik berlipat-lipat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Ristu Raharja mengatakan, sebagian besar kucuran danais tahun depan dialokasikan untuk kebutuhan fisik.

“Jumlahnya meningkat. Tahun ini sebesar Rp 6, 4 milar. Maka, tahun depan mencapai Rp 35, 45 miliar,” kata Ristu Raharja, Rabu (28/12).

Menurutnya, anggaran sebesar tersebut dibagi dua bagian. Pertama, untuk kegiatan fisik sebesar Rp 20 miliar. Sementara kegiatan nonfisik, misal pelaksanaan festival budaya mencapai Rp 15,45 miliar.

“Terkait taman budaya, pemkab segera melakukan proses pembebasan lahan,” paparnya.

Saat ditanyakan mengenai serapan danais tahun 2016, sebanyak Rp 6,4 miliar sudah terserap secara keseluruhan. Menurutnya, jumlah anggaran danais di 2016, nominalnya lebih sedikit. Karena usulan pada tahun sebelumnya hanya untuk pelaksanaan kegiatan seni budaya saja. “Serapan tahun 2016 rata-rata untuk kegiatan seni budaya,” katanya.

Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul CB Supriyanto berharap, pembangunan taman budaya segera terealisasi. Menurut Supriyanto, taman budaya bnisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana kegiatan seni budaya.

“Taman budaya juga menjadi wadah bagi seniman baik yang senior maupun seniman muda menyalurkan kreativitas,” kata Supriyanto.

Mantan Kasubag Humas dan Protokol Pemkab Gunungkidul ini melanjutkan, keberadaan seni karawitan, keroncong, gejog lesung, dan musik religius juga perlu diakomodir pemerintah. “Harapan besarnya adalah potensi kesenian bisa dilestarikan,” katanya.(gun/hes)