RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Kereta Api (KA) Fajar Utama jurusan Lempuyangan-Pasar Senen mogok di KM 5.33, Josutan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih kemarin. Penyebabnya, pipa radiator pecah. Perjalanan tertunda dua jam.

Pipa berbahan baja seberat 50 kilogram meledak dan terlontar dari lokomotif sejauh 200 meter dari lokasi. “Tadi terhenti sekitar pukul 07.33. Karena pecah, air radiatornya bocor dan habis, harus diganti,” kata Koordinator Kondektur Ngatiman di lokasi kejadian.

Pipa radiator pecah saat KA melaju dengan kecepatan 90 kilometer per jam. KA berangkat dari Lempuyangan pukul 07.00. Perbaikan tak bisa dilakukan di tempat, harus menunggu lokomotif pengganti dari Stasiun Tugu.

Rangkaian kereta berjumlah sembilan gerbong tersebut kemudian ditarik ke Stasiun Wojo, Purworejo dan diganti lokomotifnya. KA kelas bisnis ini mengangkut 469 penumpang yang seharusnya sampai di Stasiun Pasar Senen pukul 15.00.

“Jadwal tiba KA terganggu. Namun kondisi itu sudah disampaikan kepada seluruh penumpang. Kami minta maaf untuk ketidaknyamanan ini,” kata Ngatiman.

Sistem pendingin gerbong KA tetap berfungsi dengan baik. Sehingga penumpang tetap nyaman meski harus menunggu. Terkait kompensasi, sesuai aturan akan diberikan apabila keterlambatan terjadi hingga tiga jam.

“Penumpang masih bisa menunggu dan tentunya tidak lebih dari tiga jam dan tidak ada kompensasi,” kata Ngatiman.

Seorang penumpang, Ganef Sancoyo mengatakan dia memaklumi kerusakan tersebut. Namun dia khawatir karena harus mengejar janji dengan relasi kerjanya di Jakarta pukul 16.00.

“Saya buru-buru karena ada janjian dengan relasi di Jakarta. Sebetulnya saya mau naik pesawat, tetapi kehabisan tiket,” kata Ganef. (tom/iwa/ong)