MUNGKID – Empat anggota komplotan begal yang cukup meresahkan masyarakat berhasil dibekuk. Dipimpin Iptu Tri Hadi Utoto, Tim Opsnal Reskrim Polres Magelang menangkap empat tersangka yang biasa melakukan aksinya di wilayah Magelang (1/2).

Empat pelaku curas ini berlatar belakang berbeda. Mereka adalah RES, 40, pecatan TNI, warga Salaman, Kabupaten Magelang; SH alias Ambon, 45, swasta, warga Pasuruan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang; SS, 34, sopir, warga Tegalrejo, Kabupaten Magelang; dan KU, 17, pelajar, warga Pasuruan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Kapolres Magelang AKBP Hindarsono melalui Kasubbag Humas AKP Santoso menjelaskan, penangkapan para tersangka berawal dengan ditangkapnya RES di sebuah rumah makan di daerah Wangon, Kabupaten Banyumas. Pria ini mengaku melakukan perbuatannya bersama tiga orang temannya.
Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap SH alias Ambon, lalu terhadap KU dan SS di tempat terpisah. Ke-4 anggota kawanan ini kemudian digiring ke Mapolres Magelang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Salah seorang korban aksi begal ini adalah Nanik Nursiti Aminah, 20, warga Cecelan. Peristiwanya berlangsung pada 6 Januari lalu pukul 20.00 WIB saat Nanik dalam perjalanan dari Candimulyo menuju Tegalrejo. Sesampainya di Dusun Clepan, Surojoyo, tiba-tiba ia dipaksa menepi. Nanik dipukul dan ditarik tasnya, bahkan korban sempat didorong ke tebing.
Pelaku lalu membawa kabur sepeda motor dan tas korban menuju Tegalrejo. Akibat kejadian ini, korban mengaku menderita kerugian hingga Rp 40 juta, meliputi sepeda motor Blade, 30 buah HP berbagai merk, satu laptop merk Toshiba, serta uang Rp 600 ribu.
Selain menangkap empat tersangka, polisi juga menyita barang-barang yang diindikasikan dari korban lain pembegalan, seperti sepeda motor, HP berbagai merk dan uang. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (cr2/laz/mg1)