Anak Selamat, Ribuan Botol

Berisi Bir Pecah Berantakan

MUNGKID – Diduga rem blong, truk bermuatan ribuan botol bir terjun ke jurang sedalam 20 meter di Dusun Plalar, Pakis, Kabupaten Magelang, pukul 03.30 WIB kemarin (3/2). Sebelum masuk jurang, truk dari arah Salatiga menuju Magelang ini menabrak pembatas jalan lebih dulu.
Jalan di kawasan Pakis ini dikenal rawan kecelakaan. Hanya berjarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), akhir Desember lalu bus pariwisata yang mengangkut rombongan warga Wirobrajan, Kota Jogja, juga terjun ke jurang hingga mengakibatkan belasan penumpangnya terluka.
“Selain rem blong, kondisi pagi hari yang masih gelap dan hujan hingga jalanan licin, kemungkinan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan truk dengan nopol H 1959 BN ini,” ujar Kasat Lantas Polres Magelang AKP Didi Dewantara.
Akibat kecelakaan ini, sopir truk, Daryadi, 39, warga Bogoreco, Bogosari, Guntur, Kabupaten Demak, tewas setelah mengalami luka di kepala serta patah tulang. Sementara anaknya, Eko Prasetyo, menderita luka ringan pada pelipis mata sebelah kiri.
Kapolsek Pakis AKP Sukirman menerangkan, awalnya yang bertindak sebagai sopir Eko Prasetyo. Karena lelah, kemudian digantikan Daryadi. Namun pas di tikungan menurun tak jauh dari pergantian sopir, truk hilang kendali dan masuk jurang.
Korban Daryadi ditemukan di bawah kap truk dalam keadaan sudah tidak bernyawa, sedangkan Eko Prasetyo posisi terjepit di kursi sebelah kiri. Truknya sendiri dalam keadaan rusak parah dan ribuan botol bir sebagian besar pecah berantakan.
Truk kemarin langsung dievakuasi dengan menggunakan mobil derek. Selama proses evakuasi, jalan raya Salatiga-Magelang ini ditutup dan dialihkan melalui jalan Pakis- Gumelem-Noyokerten.
Kedua korban kecelakaan tunggal ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) dr Sujono Magelang untuk penanganan lebih lanjut. Laka lantas itu kini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Magelang. (cr2/laz/mg1)