JOGJA – Setelah menyelesikan negosiasi dan melakukan tes fisik para pemainnya, PSIM Jogja berencana melakukan tes kesehatan kepada seluruh pemain. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah di antara para pemain memiliki riwayat cedera yang bisa sewaktu-waktu kambuh.

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, tim pelatih telah mempunyai rencana melakukan tes kesehatan. Terlebih setelah para pemain melakukan uji VO2Max beberapa waktu lalu. “Kami ingin mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan para pemain, apakah memiliki riwayat penyakit berbahaya atau pun cedera,” ujarnya kepada wartawan, kemarin (9/2).

Sejauh ini dari 22 pemain yang berada dalam tim saat ini, beberapa di antaranya merupakan muka-muka baru yang baru bergabung dengan PSIM untuk musim ini. Sehingga sejak awal penting mengetahui kondisi fisik pemain.

“Kami tak ingin di kemudian hari malah bermasalah, misalnya ternyata punya penyakit berbahaya padahal dia sudah diikat kontrak. Kami ingin melihat terutama apakah para pemain itu punya riwayat cedera parah atau tidak. Secepatnya kami ajukan permintaan ke manajemen untuk mengagendakan tes kesehatan,” tuturnya.

Manajer PSIM Agung Damar Kusumandaru memastikan jika para pemainnya akan dilakukan tes kesehatan. Ia menyebut, dalam satu dua pekan ke depan tes kesehatan akan dilakukan. “Hal ini kan sesuatu yang rutin kami lakukan.Saat persiapan turun di ISC juga ada tes serupa,” imbuhnya.

Sebelumnya dari hasil tes VO2Max yang dilakukan Rabu (8/2) pagi di Stadion Mandala Krida Kota Jogja, dari 21 pemain yang melakukan tes tersebut hanya empat diantaranya yang memenuhi standar. Mereka yakni Andrianto Agung, Dicky Proyaga, Ayub Antoh dan Engkus Kuswaha. Sementara pemain lainnya lainnya masih belum memenuhi standar dengan capaian di bawah sembilan kali putaran lapangan sepak bola dalam waktu 15 menit.

“Melihat hasilnya cukup lumayan dan bisa dimaklumi karena masih tahap awal latihan. Apalagi sebagian besar para pemain sudah cukup lama tidak menjalani latihan,” ujarpelatih fisik PSIM Subagyo Irianto. (riz/din/mg1)