TIM pemenangan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo-Sutedjo optimitis menang. Kendati masih berdasarkan hasil hitung cepat secara internal.

Versi hitung cepat tim paslon nomor urut dua ini mencapai 86,12 persen. Sementara lawannya, Zuhadmono Azhari-BRAy Iriani Pramastuti memperoleh 13,88 persen.

Hasto mengungkapkan, meski sudah yakin menang, dirinya tidak akan menggelar deklarasi kemenangan sebelum KPU Kulonprogo menetapkan hasil perolehan suara secara resmi.

“Kami bersyukur atas hasil sementara ini, kami belum akan menggelar deklarasi kemenangan, menunggu rekapitulasi dan penetapan KPU. Kami ikuti saja alurnya,” tandas Hasto kemarin (16/2).
Menurutnya, pilbup bukan hanya bicara menang kalah, tetapi juga harus mengambil hikmah dan pembelajaran. Perayaan secara berlebihan bukan pilihan yang baik. Kendati tamu sudah terus berdatangan ke rumah untuk mengucapkan selamat.

“Tidak ada acara khusus apapun selain berusaha menjamu para tamu secara layak, jangan juga memanas-manasi tungku lawan, karena justru bisa terbakar sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kulonprogo yang sudah menyempatkan datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya.

“Tingkat partisipasi pemilih 79 persen itu cukup bagus,” jelasnya.

Disinggung program pertama yang akan dijalankan, Hasto menyatakan, akan mengenalkan Kulonprogo baru. Program sebelumnya yang sudah ada seperti bedah menoreh dan Taman Raja-Raja Nusantara perlu direalisasikan sebagai penyangga Borobudur.

“Wajah Kota Wates nantinya juga harus lebih baik, kantor-kantor yang tidak teratur atau masih terpisah-pisah sebisa mungkin disatukan. Agar lebih memudahkan, tertata, dan indah,” ucapnya.

Sutedjo mengungkapkan, hasil real count tidak akan jauh berbeda dengan quick count versi timnya. Namun keputusan final tetap ada di KPU Kulonprogo.

“Kami berusaha meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar, dan tawakal. Kami juga akan mengikuti regulasi yang ada,” ungkapnya.

Terpisah, cabup nomor urut satu Zuhadmono Azhari menyatakan siap menerima apapun hasil Pilkada 2017. Dia bahkan sudah berencana mengucapkan selamat kepada pasangan Hasto-Sutedjo jika hasil perolehan suara sudah ditetapkan KPU.

Hasil perolehan suara sementara memang jauh dari perkiraan, katanya, perlu dilakukan evaluasi untuk menemukan penyebabnya. Kendati demikian, dia mengakui pasangan petahana merupakan pesaing yang kuat. (tom/ila/mg2)