RADARJOGJA.CO.ID – Satlantas Polres Gunungkidul langsung bergerak cepat sesaat setelah mendapatkan kabar adanya insiden kecelakaan maut di Jalan Raya Pok Cucak, Bedoyo, Ponjong, Polres Gunungkidul, Minggu pagi (2/4). Tim Polres Gunungkidul langsungmelakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden yang dialami minibus Elef asal Kudus Jawa Tengah yang menewaskan empat orang penumpangnya.

“Hasil olah TKP sementara ditemukan bahwa mobil elef kelebihan muatan,” kata Kasat lantas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono kepada wartawan Minggu siang.

Menurut Samiyono, minibus elef yang seharusnya hanya mampu memuat 12 orang tetapi penumpangnya hingga 21 orang.

“Seharusnya maksimal diisi sebanyak 12 penumpang atau dalam buku KIR 15 kursi. Tetapi nyatanya sampai 21 penumpang,” beber Samiyono.

Selain itu, saat peristiwa itu terjadi kondisi alam memang sedang berkabut dan berada di jalur jalan yang banyak tikungan dan turunan. Sehingga, sopir yang belum mengenali medan jalan mudah panik hingga akhirnya lepas kendali kemudian menabrak pohon mangga.

“Sopir sulit mengendalikan kendaraan karena tidak memahami medan jalan yang banyak tikungan dan turunan,” paparnya.

Insiden kecelakaan tersebut membuat empat orang penumpangnya meninggal dunia, satu diantara balita berusia satu tahun. Kemudian tiga orang mengalami luka berat dan 14 orang luka ringan. Kini para korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wonosari sebanyak 2 orang dan 12 orang lainnya berada di RS Pelita Husada.

“Kami belum periksa sang sopir. Sebab, sopir masih menjalani perawatan,” jelasnya.

Untuk kelancaran pemeriksaan, minibus maut Wahyu Jaya Trans nomor polisi D 7124 AN kini diamankan di Mapolres Gunungkidul. Dari pantauan Radar Jogja Online, kondisi atap minibus mengalami kerusakan cukup parah. Didalam kendaraan terdapat belasan sandal, makanan, dan topi balita berserakan.

Korban meninggal yaitu Muhammad Adhitya Vido, 22; Chairul Amar, 29; Abdul Khafid, 22; dan seorang balita usia 1 tahun bernama Alika.(gun/mar)