RADARJOGJA.CO.ID – PEKALONGAN — Wisata Gunung Petungkriyonomerupakan salah satu destinasi wisata dikabupaten pekalongan. Yang memanjakan mata dan membuat pengunjung berdecak kagum. pegunungan petungkriyono tepatnya ada didesa telogopakis kecamatan petungkriyono kabupaten pekalongan yang dikenal sebagai tempat wisata yang masih asri Dipekalongan

Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pun kini tengah fokus mengembangkannya. Dukungan pemerintah pusat melalui Komisi X, juga kini tengah mengarah ke sana.

Anggota Komisi X DPR RI, Dr.Marlinda Irwanti,SE,M.SI, begitu perhatian dan memperjuangkan kemajuan tempat wisata Gunung Petungkriyono ini. Pekan lalu, legislator asal Jawa Tengah ini melakukan kunjungan reses ke sana. Ia pun sangat optimis kawasan tersebut bisa dikembangkan lebih baik.

Marlinda menyebut Gunung Petungkriyono sebagai negeri di atas awan. Posisinya yang berada di ketinggian, sangat cocok untuk penamaan ini.

“Kawasan ini bisa menyimpan potensi wisata yang luar bisa. Kalau ini dikembangkan lebih baik, tentu bisa mensejahterakan masyarakat sekitar,” kata dia.

Ia yakin, Gunung Petungkriyono ini bisa menjadi tempat wisata Pekalongan di masa yang akan datang. Tak hanya cocok untuk wisatawan lokal, termasuk juga untuk dunia atau mancanegara.

Marlinda sadar, untuk mengembangkan kawasan ini sebagai tujuan wisata populer, masih banyak tantangan pemerintah. Utamanya masalah infrastruktur dan fasilitas pendukungan.

“Yang pertama dulu, kita minta dukungan teman-teman media dan blogger untuk mempromosikannya. Sambil pemerintah mengupayakan pembenahan secara teratur,” jelasnya.

Tak hanya mensejahterakan masyarakat sekitar, Marlinda yakin potensi wisata ini bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah bagi Kabupaten Pekalongan. Baginya, tak perlu terlalu gencar mengundang investor. Cukup edukasi masyatakat menjadi sadar wisata, maka ke depan potensi alam bisa terkelola dengan baik.

“Bisa kan kalau masyarakat itu dilatih, maka rumah-rumah mereka bisa dijadikan tempat penginapan. Inikan lebih ramah lingkungan, dibanding harus mengundang investor bagun hotel atau penginapan,” paparnya.

Pelibatan penduduk setempat juga sangat dibutuhkan. Terutama untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Jika penduduk disekitar mendukung, maka sudah pasti daerah tersebut bisa berkembangan lebih baik dan cepat.

“Alam sudah sangat indah. Tinggal kreativitas penduduk setempat butuh dibangkitkan. Misalnya kita beri pengetahuan bagaimana mengubah hutan menjadi tempat selfie yang keren,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, pihaknya sangat mendukung kemajuan potensi wisata Gunung Petungkriyono. Tahun ini, ia berencana mengalokasikan APBD sebesar Rp41 miliar untuk membiayai infrastruktur jalan di kawasan tersebut.

“Rencana Kita alokasikan Rp41 miliar untuk itu ( Tempat Wisata Gunung Petungkriyono ) ,” sebutnya.

Selain itu, Asip kholbihi akan merampungkan tata ruang kawasan sekitar gunung petungkriyono tersebut tahun ini. Jika pembagian wilayah itu rampung, maka upaya pengembangan Gunung Petungkriyono bisa lebih cepat dan terarah.

Tetapi kita hati-hati betul, sebab ini hutan lindung. Tidak boleh sembarang,” katanya. (*/ong)