RADARJOGJA.CO.ID – Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap beras mendapat perhatian Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Sebagai perguruan tinggi, UAD tak ingin ketergantungan terhadap beras berlangsung lama. Padahal, Indonesia memunyai banyak produk pertanian yang dapat dijadikan sebagai makanan pokok seperti ubi-ubian, jagung, dan lain sebagainya.

Untuk mengurangi ketergantungan beras, UAD melalui Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri terus melakukan penelitian sekaligus inovasi pangan. Kemudian, hasil penelitian disosialisasikan kepada masyarakat. Salah satu media sosialisasi dengan menggelar lomba masak.

“Sabtu pagi (20/5) kami menggelar lomba masak berbahan baku utama ubi-ubian. Peserta loma masak yaitu anak-anak SMA di Jogjakarta,” kata Ketua Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri UAD, Ika Dyah Kumalasari Ph.D.

Dalam perlombaan ini diikuti 8 kelompok. Diantara peserta ada yang mengajak orang tuanya. Ditangan para peserta, ubi-ubian diolah menjadi berbagai masakan seperti burger, lemper, dan anekan jajanan lainnya.

“Jika dikonsumsi secara rutin, ubi-ubian bisa mencegah dan mengobati diabetes,” terang Ika.

Selain lomba masak, panitia menyelenggarakan talkshow. Dalam kesempatan itu, hadir sebagai pemateri yaitu Retnosyari Septiyani. Ia merupakan pemilik usaha produk makanan berbahan baku ubi-ubian yang tinggal di Condong Catur, Depok, Sleman. (mar)