RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Memasuki jeda kompetisi jelang bulan puasa, PSIM Jogja berencana meliburkan sejenak semua pemainnya. Mulai Rabu sore (23/5), para pemain kemungkinan bisa kembali ke daerahnya masing-masing. Hal itu dilakukan agar pemain yang beragama Islam bisa melakukan persiapan sebelum puasa hari pertama bersama keluarganya.

Selanjutnya mengenai program latihan selama bulan puasa, tim pelatih masih akan melakukan pembahasan bersama dengan manajemen. Di dalamnya juga akan membahas berapa lama waktu yang digunakan untuk persiapan dan waktu untuk libur jelang Lebaran.

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, selama jeda kompetisi bulan puasa, tim tetap harus mengadakan latihan untuk menjaga kondisi pemain agar tidak drop. Termasuk untuk melakukan pembenahan beberapa kekurangan selama lima pertandingan awal grup 5.

Dalam lima pertandingan yang telah dilakoni, PSIM meraih tujuh poin hasil dua kemenangan dan sekali seri. Tim mencetak delapan gol namun harus kebobolan tujuh gol. Hasil yang dirasa belum terlalu memuaskan. Sebab, dari semua laga yang dijalani, tim selalu menguasai jalannya pertandingan dan penguasaan bola.

Erwan mengatakan, meskipun tim tetap menjalani latihan, kemungkinan intensitas latihan akan sedikit diturunkan menyesuaikan kondisi pemain. Bisa jadi jika biasanya sehari dua kali, nantinya hanya akan sekali di sesi sore hari. Atau bisa juga menambah porsi latihan di malam hari. “Namun pastinya nanti akan dirapatkan bersama manajemen,” tuturnya.

Sebelumnya tim tetap menjalani latihan seperti biasa. Untuk membangun koordinasi, sentuhan bola dan mengevaluasi kekurangan selama beberapa pertandingan terakhir. Salah satunya transisi permainan yang belum mulus dari menyerang ke bertahan. Kelemahan PSIM yang terus dieksplorasi lawan melalui serangan balik. “Selain problem transisi, konsentrasi pemain saat mendapat tekanan juga perlu terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Pada uji coba melawan PORS di lapangan Segoroyoso Senin (22/5), PSIM menang 6-1. Namun Erwan ingin pemainya mendapatkan tekanan sehingga bisa memberikan instruksi untuk memperbaiki transisi. Ia berharap lini belakangnya bisa tampil disiplin dan rapat untuk mengurangi kebobolan dari seranga balik. “Perbaikan yang kami lakukan sambil menggelar ujicoba. Biar bisa langsung praktik,” tuturnya.

Sekretaris umum PSIM, Jarot Sri Kastawa mengaku manajemen akan menggelar rapat evaluasi hari ini. Tidak hanya dari sisi tim, namun juga secara menyeluruh lima pertandingan PSIM selama ini. Secara umum tiga pertandingan kandang yang dijalani PSIM berjalan lancar tanpa insiden. “Akan kami evaluasi pertandingan kemarin dan juga membahas persiapan menjelang puasa dan selama libur kompetisi ini,” tuturnya. (riz/din/ong)