RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo merancang sejumlah program pendidikan. Salah satunya merealisasikan Perda Kulonprogo tentang pendidikan berkarakter untuk menguatkan spiritual dan emosional.

“Anak selain dituntut memiliki intelektualitas, juga butuh spiritual dengan pendekatan keagamaan,” kata Kasi Peserta Didik dan Pendidikan Berkarakter Disdikpora Kulonprogo Nur Baniyati saat menjadi tim penilai lomba gugus TK di TKIT Ibnu Mas’ud, Wates, kemarin.

Kulonprogo memiliki Perda Pendidikan Berkarakter untuk membentuk mental spiritual peserta didik. Dinas juga telah menyiapkan konsep pendidikan berkarakter. Seperti anak-anak TK harus menguasai Iqro jilid 2 dengan beberapa hafalan surat pendek dan doa sehari-hari.

“Begitu juga dengan lulusan SD harus sudah katam Quran. Termasuk sertifikat yang akan diterbitkan dalam setiap jenjang pendidikan. Kami percaya ada penilaian plus dari materi pendidikan agama di TKIT,” kata Nur Baniyati.

Komite Sekolah TKIT Ibnu Mas’ud Wakhid Akhdinirwanto mengatakan TKIT Ibnu Masud menjadi salah satu TK yang mewakili Gugus PAUD Kecamatan Wates dalam lomba Gugus PAUD untuk melihat kualitas pendidkan di jenjang PAUD dan TK. Pendidikan keagamaan perlu ditanamkan saat anak-anak duduk di bangku PAUD.

Agama menjadi landasan membentuk mental agenerasi muda. Mereka butuh kemampuan intelektual, emosional dan spiritual.

“Sehingga ketika lulusan sekolah mereka bisa memilih cara untuk merayakan yang terbaik. Benteng spiritual sangat penting, agar anak-anak tidak lagi merayakan kelulusan di jalan dan corat-coret,” kata Wakhid.

Falsafah Jawa dengan tembang macapat sangat pas untuk diterapkan dalam setiap jenjang pendidikan. Mulai dari Maskumambang sampai Pucung. “Saat ini pendidikan diserahkan kepada sekolah, orang tua sibuk dengan kegiatan lain,” ujar Wakhid. (tom/iwa/ong)