RADARJOGJA.CO.ID – GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul mulai mengumpulkan data jumlah pemudik yang tersebar di 18 kantor kecamatan. Sejauh ini wilayah dengan kantong pemudik terbanyak ada di Kecamatan Semanu.

Kepala Bidang Angkutan dan Terminal, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Kuncoro Budi Santosa mengatakan berdasarkan data masuk di empat kecamatan tercatat ada lebih dari 18 ribu pemudik. Jumlah tersebut diperoleh dari pendataan di empat kecamatan yakni Kecamatan Playen, Rongkop, Patuk, dan Semanu.
“Data masih bergerak karena data 14 kecamatan yang lain belum masuk. Kemungkinan besok (hari ini) baru terkumpul semua,” kata Kuncoro kemarin.
Dijelaskan, metode pendataan pemudik diklaim valid karena langsung di-input dari desa. Pihaknya meyakini dengan metode tersebut data tentang jumlah pemudik lebih akurat.
“Banyak pemudik yang tidak lagi menggunakan kendaraan umum. Kalau dilihat jumlah pemudik yang naik bus setiap tahun, trennya selalu menurun,” ujar Kuncoro Budi Santosa.
Dia mencatat, data dari H-7 hingga H+1 Lebaran di Terminal Dhaksinarga terdapat 291 bus yang memberangkatkan 1.154 penumpang. Sementara untuk kedatangan 239 bus menurunkan 2.053 penumpang.
Jumlah tersebut menurun drastis dibandingkan pada periode sama pada 2016, yakni ada 971 bus. Memberangkatkan 5.586 penumpang dan 1.021 bus yang menurunkan 11.178 penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Syarif Armunanto mengatakan pendataan pemudik dilakukan untuk memastikan akurasi jumlah perantau. Caranya, pendataan dilakukan petugas di kecamatan bukan di terminal, seperti tahun sebelumnya.
“Tujuan dari pendataan ini untuk mengetahui secara pasti jumlah pemudik,” kata Syarif.
Setiap kecamatan menyiapkan petugas untuk melakukan pendataan para pemudik ke desa-desa. Pihaknya yakin data tingkat kecamatan lebih akurat.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul itu mengatakan jika data pemudik sudah dikantongi bisa menjadi bahan evaluasi. “Tahun lalu banyak pemudik menggunakan kendaraan pribadi dan bus carteran sehingga tidak masuk ke terminal,” ujarnya. (gun/iwa/ong)