SALVATOR Dance dari SMA Bopkri 1 Jogja (Bosa) tampil memikat dengan sentuhan beda. Tahun lalu Bosa tampil bernuansa merah dan emas. Mereka menampilkan gerakan khas Tiongkok lengkap dengan atraksi pedang dan liong.Pada gelaran UBS Gold Dance Competition 2017, Salvator tampil bertema primitif serta sentuhan emas pada kostum. Tema ini ditunjukkan dengan make up mereka yang bergambar kamuflase.Menampilkan kesan kehidupan manusia pada zaman primitif. Pergelangan tangan Salvator diberi bulu-bulu hitam.

“Tema ini berdasar saran pelatih. Kemudian kami musyawarahkan bersama seluruh tim,” ujar kapten Salvator Angeline Chiara.Setahun mereka mempersiapkan gerakan dan tema ini. “Selain itu, kami membuat sendiri konsep yang akan dibawakan. Mulai sepatu sampai hiasan kepala,” katanya.

Pada ending lagu, mereka sisipkan irama mengentak supaya menambah kesan sedang menari. “Seperti manusia purba yang menabuh genderang,” kata Angeline.

Butuh banyak waktu untuk menyiapkan diri sebelum tampil. Sedari jam 10.00 mereka telah menyiapkan segala aksesori dan perangkat pendukung. Padahal baru pukul 17.00 mereka tampil.”Lalu kami finishing dengan make up dan memakai kostum yang akan kami bawakan,” ujar Angeline. Angeline dkk memiliki tujuan membanggakan nama sekolah. Karena bagi mereka, tampil bagus adalah hal yang utama sebelum merebut gelar juara UBS Gold Dance Competition 2017. (sbe/iwa/ong)