RADARJOGJA.CO.ID – Sebagai perusahaan negara, PT BNI melanjutkan komitmennya mendukung program Kementrian BUMN. Yakni, program Siswa Mengenal Nusantara. Pada 2017, sebanyak 40 siswa dan 8 guru pendamping asal Jogjakarta dan Padang bertukar tempat untuk mengenali keragaman budaya dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia selama 8 hari di masing-masing kota.

Dalam menyukseskan ini, BNI bekerjasama dengan Primissima di Kota Jogja dan 3 BUMN lainnya yaitu Jasindo, Pindad, dan ASDP di Sumatera Barat.

“Kami senang bisa kembali melanjutkan program pertukaran siswa berprestasi di Indonesia melalui program Siswa Mengenal Nusantara. Selain ke Padang, kami juga akan menerima sebanyak 20 siswa dan 4 guru pendamping dari Sumatera Barat yang akan kami dampingi mengenal kebudayaan Jogja,” kata Arif Suwasono, Kepala Cabang BNI DIJ saat melepas siswa Jogja menuju Padang di Bandara Adi Sucipto akhir pekan lalu.

Sebelum berangkat, para peserta mengikuti proses seleksi yang ketat di Dinas Pendidikan Provinsi dan BUMN. Sebab, dalam program ini wajib mengirimkan sejumlah persyaratan seperti administrasi, pengetahuan kebangsaan, pengetahuan kedaerahan, psikotes, dan tes wawancara yang menggali potensi kepemimpinan dan motivasi dalam mengikuti program ini.

“Program Siswa Mengenal Nusantara ini merupakan salah satu program kegiatan dari Kementerian BUMN dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun,” jelas Arif.

Para siswa yang mengikuti program ini berasal dari Kabupaten dan Kota yaitu 5 orang dari Kota Jogja, 5 dari Kabupaten Bantul, 4 dari Sleman, 4 dari Kulonprogo, dan 2 dari Gunungkidul. “Selain itu, para siswa peserta juga harus memiliki profil yang dipersyaratkan seperti mudah bersosialisasi, bersahaja, budi pekerti baik dan dari keluarga kurang mampu,” papar Arif Suwasono.

Seorang siswa asal Sleman, Yohana Ayu Kusuma mengatakan, awalnya saya terkejut setelah nama saya masuk dalam seleksi program ini. Saya jadi semakin yakin bahwa dalam kemauan di situ pasti ada kesempatan. Termasuk dalam hal pertukaran pelajar kali ini.

Kebetulan, Yohana mengaku memiliki hobi menyanyi dan puisi. Nantinya, hobi tersebut akan ditularkan kepada pelajar lain. di Sumatera Barat. “Tentu akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar secara total apapun yang ada di sana. Termasuk saya juga akan mempromosikan Jogja sebagai kampung halaman saya kepada masyarakat di sana,” ungkapnya.

Sebanyak 20 siswa asal Padang yang mengikuti agenda tidak kalah menarik. Mereka akan mengunjungi beberapa tempat seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIJ. Kemudian dilanjutkan mengunjungi UGM, Bank Indonesia (BI), OJK dan berkunjung ke Museum Dirgantara. Selain itu, para siswa akan dibawa ke objek wisata Candi Borubudur dan berkunjung ke daerah wisata, stupa, dan kerajinan batik di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di Desa Wanurejo.

“Mereka juga akan melihat hasil kerajinan tangan lokal di Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Sleman, Kraton Jogja, Istana Negara, Benteng Vredeburg, wisata di Malioboro, wisata batik dan ke sanggar tari,” terangnya. (mar)