RADARJOGJA.CO.ID – Prestasi membanggakan diraih Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ya, Jurnal Telecommunication Computing Electronic and Control (Telkomnika) yang diterbitkan UAD ditetapkan sebagai Jurnal Terbaik Nasional oleh Kementerian Riset Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

Penghargaan bergengsi dilingkungan perguruan tinggi tersebut diberikan bersamaan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 di Makassar pada Kamis, 10 Agustus lalu. Jurnal Telkomnika ini menyisihkan jurnal pesaingnya yang diterbitkan oleh UGM dan perguruan tinggi lainnya.

“Saat penilaian, nilai Jurnal Telkomnika UAD sempat kejar-kejaran dengan jurnal UGM. Alhamdulillah, kami yang ditetapkan sebagai pemenangnya,” kata Wakil Rektor I UAD, Muchlas didampingi Kepala Lembaga Publikasi dan Penerbitan Ilmiah UAD, Tole Sutikno dan Kepala Humas UAD, Hadi Suyono, Kamis (31/8).

Menurut Tole, Jurnal Telkomnika ini unggul atas jurnal lain karena berbagai faktor. Antara lain, sudah terakreditasi internasional A dan penulisnya berasal dari tiga benua di dunia seperti Amerika, Italia, China, Arab Saudi, Jerman, Banglades, Meksiko. Kemudian, sudah masuk indeks Scoopus dan tema artikel bervariasi tentang teknologi komputer, informatika, dan telekomunikasi. “Jurnal ini diterbitkan satu tahun sekali,” papar Tole.

Tak hanya Jurnal Telkomnika, malam itu Kemenristekdikti RI juga memberikan Penghargaan Kekayaan Inteletual kepada tiga orang dosen UAD. Ke-3 dosen itu adalah Tole Sutikno, Ali Tarmuji, dan Herman Juliansah. Penghargaan itu diberikan atas dedikasinya terhadap pengembang Science and Technology Index (Sinta).

“UAD memiliki 5 jurnal yaitu Telkomnika, Humanitas, Idolen, Engineering Informatika, dan Farmasiana. Kami akan terus mendorong jurnal-jurnal tersebut mendapat pengakuan dunia internasional,” ungkap Tole. (mar/hes)