KULONPROGO – Partai Gerindra Kulonprogo bertekad menambah kursi parlemen DPRD Kulonproro dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Gerindra optimistis mampu mengantarkan ketua umumnya Prabowo Subiyanto menjadi presiden pada Pilpres 2019.

“Perolehan kursi parlemen di DPRD Kulonprogo harus dua kali lipatnya dari sekarang. Besok harus bisa 10 kursi,” tegas Ketua DPD Gerindra DIJ Brigjen (Pur) Nuryanta saat pengukuhan Pengurus PAC DPC Gerindra Kulonprogo di Balai Desa Wates, kemarin (1/10).

Kulonprogo menjadi barometer kemenangan Gerindra di DIJ. Menurutnya, bertepatan dengan momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) semoga membawa hikmah bagi Gerindra Kulonprogo. Selain mampu meraih kursi parlemen lebih banyak juga memenangkan Prabowo sebagai presiden pada Pilpres 2019.

“Saya akui DPC Partai Gerindra Kulonprogo cukup jeli memilih hari. Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, semoga mendapat hikmah,” kata Nuryanta.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Gerindra Kulonprogo Lajiyo Yok Mulyono mengatakan setiap kader harus membangun citra positif. Bandara baru menjadi momentum baik membangkitkan semangat masyarakat bersama Gerindra.

“Pengurus PAC di 12 kecamatan sudah dikukuhkan. Mengikuti gerakan di tingkat Pusat, klinik pertanian juga sudah dibuat di tingkat PAC yang akan menjadi salah satu jalur perjuangan,” kata Lajiyo.

Ketua Panita Pengukuhan Soepeno mengatakan pengukuhan jangan dianggap sebatas ritual. Gerindra bukan hanya mengibarkan panji dan janji, tetapi juga wujudkan bukti.

“Seluruh kader harus solid, tanggap dan peka terhadap permasalahan di sekitar kita. Segenap sayap partai harus membuat kegiatan yang bermanfaat,” kata Soepeno.

Tahapan Pemilu 2019 sudah dimulai sejak Oktober 2017. Semua kelengkapan partai juga sudah mulai disempurnakan.

“Kami sudah melakukan persiapan, hasil verifikasi, kantor PAC di 12 kecamatan sudah lengkap, pengurus juga sudah dikukuhkan, KTA 6 Oktober akan mulai pemberkasan dokumen, termasuk kelengkapan pengurus,” ujarnya. (tom/iwa/rg/ong)