JOGJA – Jelang playoff Liga 2, PSIM Jogja terus berburu pemain. Setelah Fachri Muslim yang terlebih dahulu mengikuti seleksi, kemarin (3/10) tim berjuluk Laskar Mataram ini kedatangan tiga pemain lagi.
Ketiga pemain tersebut adalah Maryono eks penggawa Persikap Pasuruan, Dwi Candra (PSMS Medan) dan pemain sayap Supriyadi yang sebelumnya memperkuat Persatu Tuban.

Ketiganya mendapat kesempatan bermain saat PSIM Jogja menghempaskan UAD FC dengan skor 5-0, kemarin. Maryono dan Dwi Candra menyumbangkan sebiji gol bagi Mataram Knight. Sementara gol lainnya dicetak oleh striker Engkus Kuswaha dan dua gol dari Krisna Adi.

Dari empat pemain yang ikut dalam seleksi, tampaknya baru Fachri yang benar-benar memikat hati tim pelatih. Sementara itu, tiga pemain lainnya, masih akan medapatkan kesempatan mengikuti latihan bersama skuad PSIM hari ini. “Fachri langsung kami kontrak sementara tiga lainnya masih akan dilihat hari ini,” kata Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru usai laga ekshibisi di Stadion Sultan Agung.

Ya, aksi ketiga pemain anyar tersebut ternyata belum sepenuhnya memikat pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto. Meski begitu, pelatih masih akan melihat ketiganya unjuk kebolehan dalam latihan yang digelar hari ini. “Sangat sulit melihat kemampuan keseluruhan hanya dalam waktu yang sangat singkat. Kami masih akan berika kesempatan sehari lagi,” kata Erwan.

PSIM Jogja, saat ini memang membutuhkan pemain di atas rata-rata. Pemain yang bergabung diharapkan bisa langsung tune in dengan skema dan komposisi yang sudah ada. Sementara tiga pemain yang baru, belum menunjukkan ekspektasi seperti yang diharapkan. “Kemampuan sprintnya juga masih kurang. Tapi akan kami tinjau lagi,” jelasnya.

Sementara itu terkait Facri, Erwan mengatakan eka Persibangga Purbalingga tersebut bermain seperti yang diharapkan. Pergerakan Fachri yang sangat efektif, dinilai mampu mendongkrak kinerja lini tengah. “Umpan-umpannya juga terukur. Ini yang kami harapkan,” jelasnya.

Ditegaskan jelang playoff yang bergulir pekan depan, skuadnya secara keseluruhan sudah siap. Sejumlah program latihan, masih akan menjadi perhatian khusus, seperti penguasaan bola-bola mati, penalti dan juga finishing touch. (bhn/din/ong)