BANTUL – Sehari menjelang batas akhir penutupan, sejumlah partai politik (parpol) kemarin (15/10) mulai berbondong-bondong mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten. Hingga kemarin petang baru ada tujuh parpol yang resmi terdaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU Kabupaten Bantul.

“Perindo, PSI, PDIP, Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PKS yang sudah mendaftar,” jelas Komisioner KPU Kabupaten Bantul Arif Widayanto di sela menerima pendaftaran PKS kemarin sore (15/10).

Dengan begitu, masih ada beberapa parpol besar yang belum mendaftar. Antara lain PAN, PPP, dan PKB. Arif mengaku ada berapa parpol lagi yang bakal mendaftar. Sebab, KPU kabupaten merujuk sistem informasi partai politik (Sipol) KPU RI. Di sisi lain, data Sipol KPU RI berubah setiap saat.

“Coba lihat besok (ada berapa),” ucapnya.

Ketika disinggung PPP kubu siapa yang berhak mendaftar, Arif irit berkomentar. Yang pasti, KPU mengacu kubu PPP yang mengantongi SK Kementerian Hukum dan HAM. Itu artinyaPPP versi Romahurmuziy yang berhak mendaftar di KPU.
Pada bagian lain, pendaftaran sehari menjelang batas penutupan kemarin diwarnai sejumlah hal. Saat Partai Golkar mendaftar misalnya. Prosesinya cukup lama. Hampir dua jam. Itu lantaran beberapa data yang diinput melalui Sipol tidak terbaca.

“Gambar 19 KTP dan 6 KTA tidak tercetak. Total yang kami serahkan 1.234 KTP dan KTA,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Bantul Paidi.

Paidi menengarai persoalan ini akibat server Sipol eror saat dimanfaatkan Partai Golkar mengunggah data. Kendati begitu, politikus dari Bambanglipuro ini akhirnya merasa lega. Sebab, problem belasan KTP dan KTA yang tidak terbaca dapat diselesaikan.

“Diganti dengan bentuk fisik,” tuturnya.

Berbeda dengan Partai Golkar, prosesi pendaftaran PKS berjalan singkat. Tidak lebih satu jam. Ketua DPD PKS Bantul Amir Syarifudin menyebut ada tiga berkas yang diserahkannya. Antara lain, dokumen KTP dan KTA. “Jumlahnya 1.030,” sebutnya.
Tidak seperti parpol pada umumnya, jajaran pengurus DPD PKS Bantul kemarin kompak menggunakan serbet saat mendaftar di KPU. Usut punya usut, ternyata serbet ini sebagai pesan.

“Kami siap menjadi sebagai pelayan masyarakat,” ungkapnya.

Adapun Partai Gerindra termasuk parpol yang menyerahkan berkas terbanyak. Menurut Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantul Darwin Putu Arta, Gerindra menyerahkan 2.068 berkas KTP dan KTA. Ini lebih banyak dua kali lipat dari syarat minimal yang ditetapkan KPU.

“Karena instruksi DPP harus dua kali lipat,” katanya.

Menghadapi Pemilu 2019, Darwin optimistis partainya mampu mendulang suara besar. Setidaknya mampu menghasilkan 12 kursi di DPRD atau naik dua kali lipat dibanding 2014.

“Karena struktur kepengurusan kami komplet hingga pedukuhan,” ucapnya. (zam/ila/ong)