GUNUNGKIDUL – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan menurun menuju Pantai Kukup-Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari kemarin. Bus pariwisata sarat penumpang itu mengalami rem blong, meluncur tak terkendali. Baru berhenti pada jarak 1,5 kilometer. Satu korban terluka karena panik dan melompat keluar.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa berlangsung kemarin pagi. Berawal ketika bus pariwisata Surya Mandiri AA 1483 DD dikemudikan Suroso membawa rombongan wisatawan asal Padukuhan Pucang Kulon, Desa Pucang Miliran, Kecamatan Tulung, Klaten menuju Pantai Selatan.

Tiba di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Baron, kemudian meneruskan perjalanan. Dari belakangnya ada Isuzu Elf yang masih satu rombongan mengikuti dari belakang.

Salah seorang penumpang, Sri Panuti mengatakan memasuki turunan menuju Pantai Baron, tiba-tiba rem bus tak berfungsi. “Kami teriak-teriak ketakutan,” kata Sri.

Kernet bus mencoba mengganjal ban namun tidak banyak membantu. Bus meluncur tak terkendali. Bus diarahkan ke Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau ke arah barat. “Bus sempat keluar aspal tetap tidak mau berhenti,” kata Sri.
Bahkan melewati TPR di JJLS dan menyerempet mobil yang dikemudikan Imam warga Semarang. Roda kendaraan baru berhenti setelah menyerempat tebing.

“Kami semua selamat, kami sangat bersyukur,” ujar Sri.

Niat berwisata hilang sudah. Mereka sepakat pulang. Satu sama lain lalu saling menguatkan. Sempat terjadi tangis histeris karena mereka baru saja merasakan pengalaman menakutkan berada di dalam bus yang meluncur tanpa rem.

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuka mengatakan sesaat setelah kejadian petugas tiba di lokasi. Memastikan keselamatan seluruh penumpang dan mengondisikan arus lalu lintas.

“Tidak ada korban dalam lakalantas ini, semua selamat,” kata Mega.

Tidak lama kemudian, kerusakan rem diperbaiki dan kendaraan bisa dipakai kembali. “Semua penumpang memutuskan pulang,” ujar Mega. (gun/iwa/ong)