JOGJA – Garuda Indonesia terus mendukung perluasan distribusi barang dari pelaku UKM dan petani di wilayah DIJ dan sekitarnya. Melalui Cargo Service Center (CSC) Garuda Indonesia, arus lalulintas barang dan pengiriman paket ke dalam dan ke luar DIJ akan meningkat.

“Keberadaan CSC ini juga turut mendukung distribusi hasil kerajinan UKM dan hasil bumi, selain mendukung pertumbuhan e-commerce,” ujar General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jogja Jubi Prasetyo di sela peresmian layanan CSC kedua di kawasan Kotabaru Jogja kamis (19/10). CSC di Kotabaru tersebut merupakan yang kedua,setelah CS yang pertama di Bandara Adisutjipto Jogja.

Jubi menambahkan keberadaan CSC yag kedua di DIJ tersebut juga bentuk ekspansi bisnis yang dijalankan Garuda Indonesia di pasar kargo nasional. Untik CSC di Kotabaru sendiri mengusung konsep kerjasama operasi (KSO) dengan PT Dwi Upaya Sukses (DUS). Dengan lokasi yang berada di tengah kota, masyarakat tidak perlu lagi membawa paket yang akan dikirim ke bandara. “Bisa langsung datang ke outlet CSC terdekat dan barang bisa diambil di bandara atau dikirim langsung ke rumah penerima,” terangnya.

Jubi menargetkan hingga akhir tahun nanti total akan terdapat lima CSC di DIJ. Jubi menyebut DIJ sebagai salah satu potensi besar, dilihat dari total market share Garuda Indonesia periode Januari-September 2017 sebesar 32,57 persen dengan total 3,205 juta kilogram dari total market size di DIJ sebesar 9,84 juta kilogram. “Yang dikirim beragam dari kerajinan tangan, garmen hasil bumi seperti cabai ke Sumatera dan Kalimantan, bahkan salak ke Tiongkok,” tuturnya.

Sementara itu Branch Manager PT DUS Yudistira Astana Kusuma menambahkan salah satu yang disasar dari pasar di Jogja adalah sektor riil dan e-comerce. Dengan letak kantor di pusat kota dan pengiriman paket via Garuda Indonesia, dirnya yakin akan menjadi pilihan utama.(pra/ong)