TIM basket putri SMP Stella Duce 1 Jogja (Stece) membuktikan kedigdayaannya. Mengalahkan SMP Budi Mulia Dua Jogja (BMD) pada Final Party Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series tadi malam.

Stece menutup game dengan skor 45-11. Kemenangan tersebut membuat tim putri Stece mempertahankan gelar champion. Sekaligus mengoleksi lima kali gelar champion berturut-turut sejak 2013.

Bermaterikan pemain dengan skill individu yang mumpuni serta teamwork solid, menjadikan Stece bermain lepas. Defense kuat, hingga serangan pemain BMD berkali-kali gagal.

Passing dan shooting poin yang masih belum akurat dari BMD berulang kali dicuri. Dilanjutkan dengan fast break.
Pada kuarter pertama, pemain BMD tertinggal jauh. Meski di kuarter ketiga Laura Wijaya dkk mencoba bangkit, belum cukup mengejar ketertinggalan.

Miracle Astrid Widjanarko dkk mengoptimalkan komunikasi dan teamwork mendulang poin. Mereka mengatrol poin lewat lay-up cantik.

Keberhasilan tim putri Stece menjadi pemegang champion terbanyak tak lepas dari tangan dingin sang pelatih, Coach Lie Gwan Chin. Dia kembali bisa mengantarkan anak asuhnya ke podium tertinggi.
“Ini hasil kerja keras mereka setelah latihan dengan persiapan yang panjang,” ujarnya.

Coach Lie salut pada permainan anak asuhnya. Lepas tanpa beban. Semua intruksi dia dijalankan dengan baik di lapangan.
Meski runner-up, Coach BMD Ndaru Nur Wibowo memberikan apresiasi tinggi pada anak asuhnya. Label juara bertahan memengaruhi mentalitas anak asuhnya bermain. “Mereka masih banyak yang blank,” ujar Coach Ndaru.

Dia optimis tahun depan akan kembali dan lebih siap. Apalagi materi pemainnya nanti sudah memiliki pengalaman tahun ini.
“Separo lebih materi pemain sudah memiliki pengalaman tahun ini,” ujar Coach Ndaru. (dya/iwa/ong)