JOGJA –Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto berharap calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil seleksi tahun ini menjadi motor pembangunan dan pemersatu bangsa.Pegawai di Kemenkeu dituntut menjadi pengelola keuangan dan kekayaan negara yang kredibel, profesional dan berintegrasi.

“CPNS berintegritas itu yang membangun pondasi Kementrian masa depan,” ujar Hadiyanto di sela peninjauan seleksi CPNS Kemenkeu 2017 di wilayah DIJ kemarin (22/10).Total terdapat 110.584 pelamar CPNS di Kemenkeu dan sebanyak 77.001 dinyatakan lolos seleksi administrasi. Tapi dari jumlah tersebut hanya 60.303 yang mengambil tanda peserta ujian untuk memperebutkan 2.880 lowongan.

Hadiyanto mengatakan CPNS yang diterima nanti akan ditempatkan di 11 unit Kemenkeu. Tapi mayoritas, sebnayak 1.721 orang akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), sebanyak 1.721 orang. “Karena tuntutan kebutuhan penerimaan negara dari sektor pajak yang semakin besar,” ungkapnya.

Secara khusus Kemenkeu juga membuka jalur CPNS untuk sarjana cum laude, penyendang disabilitas dan CPNS khusus untuk warga Papua. Hadiyanto menambahkan CPNS Kemenkeu yang diterima juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. “Karena itu mereka diharapkan menjadi motor pembangunan dan pemersatu karena akan ditempatkan di seluruh daerah di Indonesia,” terangnya.Setelah Seleksi Kemampuan Dasar tahap I, peserta akan yang lolos akan mengikuti tes tahap II yaitu psikotes yang dilakukan secara online pada 4-6 November 2017. Setelah itu tes tahap II yaitu tes kesehatan dan wawancara pada 13-18 November 2017. Hadiyanto mengaku Kemenkeu menerapkan standar kompetensi yang tinggi supaya memperoleh SDM yang bisa mengelola APBN dan aset negara secara akuntabel. Hal itu karena tugas berat Kemenkeu karena harus mengelola APBN Rp 2.133 triliun dan aset negara yang nilainya mencapai Rp 5.456 triliun.(pra/ong)