SLEMAN – PSS Sleman U-17 melenggang ke perempatfinal Piala Suratin setelah di babak 16 mengalahkan Gabsis Sambas 3-0. Tiga gol Elang Jawa Muda dilesakkan Dominico Sheva (57′), Ari Fitri Prasetyo (74′) dan Veryan Ramadhan (90′).

Pelatih PSS U-17 Lafran Pribadi mengaku puas dengan hasil ini. Menurutnya, anak asuhnya telah bermain sesuai dengan instruksinya, terutama di babak kedua.

“Babak pertama mereka terburu-buru ingin cetak gol. Akhirnya main sendiri-sendiri. Hasilnya peluang yang ada belum jadi gol,” katanya usai pertandingan.

Sehingga ketika rehat di ruang ganti dia meminta para pemain bermain sabar dan kompak. Betul saja, pasca rehat Nasrul Budaya bermain dengan operan pendekatan satu dua sentuhan. Terutama ketika memasuki garis pertahanan lawan di sisi sayap dan depan kotak penalti.

Seperti dalam menit 57, Dominico Sheva menerobos kotak penalti dan melepas tembakan yang tak mampu dihalau penjaga gawang.Di menit 74, Ari Fitri Prasetyo menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas di luar kotak penalti. Bola mendatar di sisi kanan penjaga gawang gagal ditepis kiper Gabsis.

Di penghujung laga Veryan Ramadhan menambah skor bagi PSS menjadi 3-0. Mendapatkan umpan Guntur Theo dari sisi kiri, bola tembakannya sempat mengenai tiang. Namun bola rebound kembali disambar dan meluncur ke gawang.

Di sisi lain, kekalahan telak disesalkan Gabsis Sambas yang sempat menahan PSS di babak pertama. Selain itu target ke 8 besar yang dicanangkan juga meleset. “Kami sudah bermain maksimal sebaik mungkin. Tapi Sleman di semua lini sudah bagus teknik dan kerja sama. Faktor fisik juga, sebagian besar masih minim pengalaman,” ungkap Sunaryo, pelatih Gabsis.

Selanjutnya PSS akan kembali bermain siang ini (23/10) menghadapi wakil Jawa Timur, Persid Jember. Menurut Lafran, dengan tidak ada waktu istirahat, sedikit banyak mempengaruhi fisik anak asuhnya.

“Sebetulnya berat, karena dari pembukaan kami istirahat hanya sehari dua hari. Solusinya mungkin beberapa pemain yang belum diturunkan besok (hari ini, Red) akan diturunkan. Jember bagus mewakili Jatim, pemain akan kami instruksikan berjuang, jangan sampai main individu,” tuturnya. (riz/laz/ong)