Jogja, kota yang satu ini identik dengan kenyamanan dan keramahan orang-orangnya. Bahkan ketika berpapasan di jalan dengan orang yang tidak kita kenal, mereka biasanya tersenyum. Itulah Jogja dengan ciri khas orangnya, selalu membuat saya betah berada di kota yang terkenal akan budaya dan pendidikannya ini.

Nah Kota Jogja ini juga tidak jauh beda dengan karakter sahabat saya yang akan saya ceritakan dalam Cerita Dude edisi kali ini. Dia adalah Teuku Wisnu, selain sebagai sahabat juga sudah saya anggap sebagai keluarga sendiri. Ibarat kata persahabatan saya dengan Wisnu tidak terpisahkan. Saya sering bertukar pendapat dan pikiran, banyak sharing juga tentunya.

Saya terinspirasi membuka usaha di Jogja ini dengan nama Jogja Scrummy juga tidak lain dan tidak bukan banyak belajar dan terinsipirasi dari Wisnu. Toh Wisnu sudah membuka usaha oleh-oleh duluan di Malang dengan nama Strudel Malang di Jawa Timur dan tentunya sudah paham betul tentang bisnis kuliner.

Wisnu pertama kali mencoba bisnis oleh-oleh ini dan dibilang ya pelopornya. Saya jadi tertarik untuk mengikuti jejaknya dengan membuka oleh-oleh di Jogja. Jadi ya kita saling mendukung satu sama lain baik di dunia hiburan sebagai sesama aktor muapun di dunia bisnis oleh-oleh. Semoga ya bisa terus berkembang bersama dan memberikan kontribusi pula bagi masyarakat sekitar. (*)

Menjadi Pelopor Oleh- Oleh Kekinian Di Jogja, Spirit Sumpah Pemuda

Masya Allah dan alhamdulillah, itu yang saya ucapkan pertama ketika melihat perkembangan oleh-oleh kekinian di Kota Jogja Istimewa. Saya jadi teringat manakala membuka satu outlet di Jalan Kaliurang, outlet 7 x 10 m2, outlet yang dibilang kecil dan sempit bahkan menjadi tempat office bagi karyawan kami.

Namun saya semakin bersyukur, atas dukungan masyarakat Jogja, Jogja Scrummy menjadi pelopornya oleh-oleh kekinian di kota gudeg. Terharu ketika banyak rekan artis yang mengikuti jejak saya. Namun sebagai oleh-oleh kekinian pertama kali di kota Jogja, saya dan Jogja Scrummy tidak berhenti berinovasi. Kini Jogja Scrummy didukung oleh Chef dan Team Quality Control sehingga Jogja Scrummy semakin berkomitmen memberikan produk yang berkualitas untuk masyarakat dan wisatawan Jogja.

Saya terharu pula ketika Jogja Scrummy kedatangan dari PT. CMI pemilik logo FDA, salah satu sertifikasi Internasional untuk food and drugs administration, menjadi pemegang brand yang didukung dari segi kemasan yang aman untuk makanan adalah anugerah yang harus saya terus syukuri. Saya tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur pada Allah SWT, telah menjadikan bisnis ini bermanfaat untuk masyarakat sekitar

Inilah saya dan Jogja Scrummy di hari istimewa Sumpah Pemuda. Saya akan selalu merindukan, dan mendedikasikan kemampuan saya untuk ikut membangun Kota Jogja. Sebagai salah satu komitmen dengan semangat dan jiwa pemuda Indonesia dan pemuda kota Jogja. Selamat Hari Sumpah Pemuda. (*)