RADARJOGJA.CO.ID – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-89 Tahun, tepatnya pada 28 Oktober kemarin menjadi momentum membahagiakan bagi masyarakat Desa Catutunggal, Depok, Sleman. Ya, pada hari itu masyarakat Caturtunggal sepakat menyatakan diri akan selalu menjaga dan memelihara sungai/kali yang melewati wilayahnya.

Kepala Desa Caturtunggal Agus Santoso S.Psi saat mengikuti kirab Merti Kali Mbelik, Sabtu (28/10). (Foto: Ahmad Riyadi/Radar Jogja Online)

Kepedulian itu diwujudkan dengan menggelar Merti Kali Mbelik. Kegiatan budaya itu ditandai dengan menebar benih ikan di sungai tersebut, sebuah sungai yang menghubungkan antara Kampus UGM dengan pemukiman warga Dusun Karangmalang. Tepatnya, berada di Timur masjid UGM.

“Merti Kali Mbelik ini merupakan bukti bahwa warga Desa Caturtunggal, khususnya Dusun Karangmalang sangat peduli dengan sungai yang ada di sekitarnya,” kata Kepala Dusun Karangmalang, Sudarman Amd kepada Radar Jogja Online disela-sela merti kali, Sabtu (28/10).

Mereka yang mengikuti gelar budaya Merti Kali yaitu perangkat Desa Caturtunggal, tokoh masyarakat, masyarakat setempat, dan sejumlah mahasiswa yang tinggal di rumah kos di desa setempat.

Menurut Sudarman, kegiatan Merti Kali Mbelik merupakan wujud nyata rasa syukur atas rizki yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, Sudarman juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar tidak mengambil ikan di Sungai Belik dengan cara memakai obat. “Boleh ambil ikan di sungai tapi caranya dipancing, jangan diobati pakai potas,” pesan Sudarman. (mar)