SUMPAH Pemuda menjadi momentum pemuda Indonesia dari beragam suku melebur jadi satu. Berikrar berjuang bersama dalam wadah Satu Indonesia.

Apakah semangat dan janji para pemuda pada 28 Oktober 1928 masih ada sekarang? Ternyata masih. Masih banyak pemuda zaman now berjiwa Sumpah Pemuda.

Salah satunya, sekelompok pemuda yang melakukan pentas teatrikal di Benteng Vredeburg (28/10). Mereka berpartisipasi dalam kegiatan yang dikoordinir Duta Museum Jogja.

Bekerjasama dengan Komunitas Teater Rakyat Volkschool. Pentas teater bertemakan Sumpah Pemuda itu berlangsung lancar.

“Semoga gerakan ini bisa menularkan semangat kesatuan para pemuda. Jika bersumpah, bersumpahlah untuk kepentingan bangsa,” ujar Runner Up Duta Museum DIJ 2017 Isye Dewi kemarin.

Isye berharap anak muda makin menjiwai Sumpah Pemuda. Mereka harus bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Orang muda hebat adalah yang bisa mengharumkan nama bangsa.

Aksi teatrikal dimulai pulul 13.30. Diawali sambutan Kepala Museum Benteng Vredeburg Zaimul Azzah. Dilanjutkan dengan wisata museum.

Zaimul berharap aksi semacam itu terus dilakukan dan diapresiasi. Jangan hanya tenggelam dalam kemudahan gawai dan sering nglokro.

Relawan yang ikut aksi beragam. Mulai pelajar SMA, mahasiswa, bahkan pemuda juga sudah bekerja ikut berpartisipasi.
“Nantinya Komunitas Teater Rakyat Volkschool akan mementaskan lakon bertemakan sejarah dan budaya. Terutama terkait perjuangan Kemerdekaan Indonesia”, kata Isye. (val/iwa/ong)