MENJADI seorang pelajar harus bisa produktif. Ilmu yang didapatkan di bangku sekolah harus bisa berguna bagi masyarakat di sekitarnya.

Demikian yang dilakukan Fiandila Elvana, siswi SMAN 3 Padmanaba Jogja. Dia menciptakan permainan edukatif bernama Siap Tambah Ilmu atau Simbahmu.

“Permainan ini berbentuk seperti catur wayang. Tujuannya, memberikan edukasi Bahasa Jawa ke masyarakat,” kata Elva, sapaan Fiandila Elvana.

Cara memainkan Simbahmu seperti bermain catur pada umumnya. Namun setiap melangkah di kotak-kotak yang sudah disediakan akan ada pertanyaan-pertanyaan Bahasa Jawa di balik setiap kotaknya.

“Pertanyaan-pertanyaan itu juga sudah disesuaikan dengan kompetensi dasar di sekolah. Jadi setiap mau pindah, harus jawab dulu pertanyaannya,” kata Elva.

Dia dan partner-nya punya gagasan membuat Simbahmu sejak Januari lalu. Lalu dia cari guru pendamping yang akhirnya bisa tercipta Simbahmu ini.

Elva duduk di kelas XII Padmanaba. Simbahmu meraih kemenangan dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) di Bandung (11-16/9).

“Untuk FIKSI, aku dan partner-ku mengajukan brand Simbahmu. Kemudian kami kembangkan dan berhasil meraih medali emas,” kata Elva. Simbahmu didesain berbentuk segitiga agar bisa dimainkan tiga orang.

Elva mengatakan mengikuti kompetisi menjadi sesuatu yang menantang. “Menurutku penting, karena lomba itu melatih mental,” katanya.

Mengikuti perlombaan menambah pengalaman. Belajar berhubungan dengan orang lain dan mendapatkan pengalaman mengikuti lomba.

“Apalagi yang berbau penelitian sama kewirausahaan. Bisa melatih diri sendiri untuk persiapan masa depan” ujar perempuan yang hobinya desain dan menulis.

Dukungan orang tua menjadi sumber semangatnya ketika merasa lelah. “Kegiatan gini sempet mengganggu sekolahku. Sampai sekarang pun aku mengejarnya mati-matian,” kata Elva.

Kegemarannya mengikuti lomba sudah dia lakukan sejak SMP. “Sempet keteteran tapi bisa bagi waktu dan berjalan dengan baik” ujar Elva.

Menurut Elva pelajar harus aktif dan bisa mengaplikasikan ilmu di sekolah untuk kegiatan-kegiatan produktif. Bisa berdampak besar bagi sekitar. (sde/iwa/ong)