KULONPROGO – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Jogja akan membangun gardu listrik 60 Megawatt (MW) di Desa Srikayangan, Sentolo. Langkah itu untuk memenuhi kebutuhan listrik bandara di Temon dan kawasan industri Sentolo.

“Kami sudah melakukan studi kelaikan lokasi lahan untuk gardu listrik itu. Hanya saja, pihak Angkasa Pura (AP) I selaku pemrakarsa pembangunan bandara masih belum tahu lokasi power house mereka,” kata Manajer PT PLN Area Jogja Eric Rossi Pryo Nugroho kemarin.

Menurut dia, pertumbuhan Kulonprogo yang pesat memaksa PLN menambah gardu listrik. Apalagi kebutuhan listrik saat ini baru 20 MW yang disuplai dari gardu listrik Wates.

“Pemkab Kulonprogo juga telah merekomendasikan dan menyiapkan lahan. PLN siap mengganti lokasi apabila lahan yang sedianya untuk gardu listrik itu sudah pasti,” ujar Eric.

Salah seorang tokoh Desa Srikayangan Yuliantoro mengatakan warga sudah mendengar informasi tersebut. “Harapan kami, area yang dipilih bukan persawahan. Di desa kami banyak lahan tidak produktif yang bisa digunakan untuk gardu listrik,” harap Yuliantoro.

Manajer PLN Area Wates Muhammad Yusuf mengatakan penambahan gardu listrik merupakan langkah PLN mendukung New Yogyakarta International Airport (NYIA). Jaringan listrik saat ini hanya untuk permukiman.

“Harus mulai memikirkan ketersediaan jaringan dan infrastruktur listrik bagi industri besar. Investor sudah berdatangan, kami juga harus gerak cepat,” kata Yusuf. (tom/iwa/ong)