Jajaki Kerja Sama, Undang ke Konferensi soal Peradaban Kuno

JOGJA – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Peru untuk Indonesia Julio Arturo Kardenas terpesona pada keindahan dan keramahan Jogjakarta. Adanya kemiripan latar belakang antara Peru dan Indonesia, khususnya Jogjakarya, dengan peradaban kunonya, ia berharap hal itu bisa dijadikan benang merah untuk menjalin kerja sama dua negara maupun sister province.

“Ada banyak persamaan budaya antara Peru dan Jogja,” ujar Julio usai menemui Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Kepatihan, Jogja, kemarin (3/11).

Dikatakan, Peru memiliki Inka, sedangkan di Jogja juga ada kerajaan Mataram, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur (Magelang) yang menunjukkan sisa-sisa peradaban kuno yang luar biasa. Selain peradaban kuno, ada kemiripan lainnya, seperti budaya, alam, serta multietnis yang membuat kedua wilayah berbeda ini bisa menjalin kerja sama.

“Tahun depan kami mengadakan konferensi yang diikuti negara-negara yang memiliki peradaban kuno, salah satunya kami mengundang Indonesia. Bagaimana mereka merawat dan membina peradaban itu, mungkin juga bisa kita lakukan kerja sama sister province dengan Jogja,” ujarnya dubes yang datang tanpa pengawalan khusus dan memilih naik taksi ini.

Ditanya mengenai kunjungan singkat dubes Peru, Gubernur HB X menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Termasuk apakah dirinya akan datang ke konferensi atau wakil dari daerah lainnya. “Nanti pusat yang memutuskan,” ujarnya. (dya/laz/ong)