JOGJA – Hujan lebat yang sempat mengguyur kemarin sore (8/11), tak menyurutkan puluhan para pegiat seni keprajuritan atau bregada rakyat berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara.

Pelaksanaan ziarah dalam menyambut Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November ini dilaksanakan layaknya ziarah keprajuritan militer. Sebelum digelar ziarah, dilaksanakan upacara penghormatan oleh para perwakilan bregada dari lima kabupaten/kota di DIJ. Ketua Sekber Keistimewaan Widihasto Wasana Putra didaulat sebagai inspektur upacara saat itu.

Puluhan prajurit yang hadir mewakili daerah masing-masing tampak mengenakan pakaian khas, layaknya prajurit di masa kerajaan. Selanjutnya para peserta melakukan pembacaan doa di pusara Jenderal Soedirman. Setelah memanjatkan doa, para peserta menaburkan bunga di sejumlah makam para pahlawan.

Hasto, sapaan Widihasto Wasana Putra, menyampaikan, tujuan ziarah ini sebagai bentuk untuk memupuk rasa kebersamaan diantara komunitas keprajuritan rakyat. Dengan ziarah tersebut, para bregada bisa meneladani peran para pahlawan.

“Dilanjutkan dengan aktualisasi sesuai dengan tantangan dan situasi abad ini,” kata Hasto.

Kegiatan ziarah, jelasnya, dijadikan sebagai ajang silaturahmi antarsesama prajurit. Dengan silaturahmi tersebut juga sebagai penegasan Jogjakarta yang setia pada Pancasila, Bhinneka Tungga Ika serta persatuan dan kesatuan benar-benar dilaksanakan.

Dalam kegiatan tersebut, komunitas bregada berharap pemerintah pusat dapat terus memastikan terselenggaranya pendidikan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme di seluruh jenjang pendidikan.

Pendidikan nilai-nilai budaya bangsa, tetap diselenggarakan sebagai upaya pembentukan karakter bangsa. “Acara ini juga menjadi prakegiatan Festival Bregada Rakyat yang rencananya digelar di Alun-Alun Wates, Kulonporgo pada 26 November mendatang,” tandasnya. (bhn/ila/ong)