JOGJA – Awal positif dimulai Pengda Taekwondo Indonesia (TI) DIJ di ajang Kejurnas PPLP junior tingkat pelajar di Manado 7-9 November lalu. Ini untuk pertama kalinya DIJ bisa meraih medali emas dalam kejurnas tersebut. Total kontingen DIJ membawa pulang masing-masing satu emas, perak, dan perunggu.

Ketua Pengda TI DIJ Sukamto mengatakan, satu medali emas disumbangkan R Odo Prangbakat yang berhasil mengalahkan taekwondoin Jabar di final -51 kg putra nomor kyorugi dengan skor 16:1. Sementara satu perak diraih dari nomor poomsae lewat pasangan Diana-Choirunnisa di poomsae putri. Sedangkan perunggu melalui pasangan Marvel-Dian di poomsae campuran.

“DIJ berada di tempat ke tujuh. Secara peringkat dan raihan medali jelas ada perbaikan dibandingkan even serupa tahun lalu di Palu. Saat itu kami hanya berada di peringkat kesebelas,” ujar Sukamto kepada wartawan.

Selanjutnya, even terdekat yang dipersiapkan Pengda TI DIJ adalah kejurnas senior taekwondo 22-23 November mendatang di Jakarta. Pihaknya berharap Odo bisa segera pulih dari cidera agar bisa diturunkan. Rencananya 17 taekwondoin akan diberangkatkan.”Odo cederanya masih kami pantau terus. Karena kami harapkan dia bisa menyumbangkan emas di kelas -54 kg nanti,” imbuhnya.

Pelatih taekwondo kontingen DIJ Ragil mengatakan, selain Odo pihaknya juga berharap pada Sigit yang turun di kelas +87 kg untuk bisa menyumbangkan medali emas.

Terkait dengan peta persaingan di kejurnas nanti, Ragil menyebut tidak akan jauh berbeda dibandingkan saat digelarnya kejurnas PPLP lalu. Kekuatan taekwondoin masih berkutat pada Jabar dan DKI Jakarta.”Mulai besok (hari ini, Red) anak-anak sudah dikumpulkan untuk berlatih bersama sebelum berangkat ke Jakarta 21 November,” bebernya. (riz/din/ong)