Puluhan Siswa Harus Teken Surat Pernyataan

PURWOREJO-Sebanyak 25 siswa dari berbagai sekolah tingkat SMP, SMA/SMK di Kabupaten Purworejo terjaring razia Tim Gabungan dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Satuan Polisi Pamong Praja, Kodim 0708, dan Polres Purworejo, kemarin (14/11).

Para siswa ini berada di luar sekolah saat kegiatan belajar dan mengajar berlangsung. Mereka berada ditemukan di sejumlah lokasi, seperti warung internet, game online,
warung makan, maupun nongkrong di gazebo.

“Paling banyak kami temukan di sekitar lapangan Garnizun dan warung rokok,” kata Pelaksana Seksi Kepemudaan Dindikpora Purworejo Teguh Imam Pribadi selaku koordinator kegiatan.

Teguh menambahkan, pihaknya memberikan efek jera kepada siswa ini dengan mengharuskan mereka menandatangi surat
pernyataan untuk tidak mengulang lagi. Adapun pembinaannya diserahkan kepada pihak sekolah karena anak langsung diantarkan ke sekolah.”Mereka kami naikkan truk Satpol PP, Kodim, dan Polres,”jelasnya.

Menurut Teguh, operasi gabungan itu merupakan program dari dinas yang bekerjasama dengan beberapa pihak. Selama ini pun, keberadaan anak di luar sekolah saat KBM berlangsung kerap dilaporkan ke pihaknya.”Operasi ini bukan karena ada laporan itu. Tapi memang ada program dari dinas,” jelas Teguh.

Operasi gabungan ini rencananya akan dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di Purworejo. Jadwal dan waktunya telah
disusun dan tinggal melaksanakan di lapangan. “Hari ini fokus di empat kecamatan yakni Purworejo, Bagelen, Bener dan Loano. Yang lain akan menyusul,” tambahnya.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Mujono mengatakan keberadan anak di luar sekolah saat KBM menyalahi Perda No 8 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Ketentraman dan Keindahan. “Anak-anak ini berlaku tidak tertib dan harus diberikan pembinaan,” tegasnya.

Mujono menambahkanjika selama ini pihaknya bekerjasama dengan Dindikpora Purworejo melakukan operasi bersama. Sehingga volume penertiban siswa semakin meningkat dan bisa rutin. (udi/din/ong)