Lokasi Tepat untuk Menikmati Lansekap Jogjakarta

TAMAN Tebing Breksi terus memancarkan keindahan wisata di Sleman. Susunan batuan kuno mampu mencuri perhatian wisatawan. Nama Breksi semakin melambung saat Presiden ke-44 Amerika Serikat Barrack Obama berencana mampir ke sana.

Menuju Breksi yang ada di Sambirejo Prambanan ini tidak sulit. Pertama harus menuju Sleman wilayah timur, tepatnya arah Candi Boko. Saat melewati jalan Prambanan Piyungan dari arah utara rajin-rajin menoleh ke kiri. Ikuti papan petunjuk yang berada di sisi kiri jalan.

Tantangan pertama bagi wisatawan adalah jalan yang menanjak. Pastikan kondisi kendaraan fit. Ini karena tanjakan menuju Taman Tebing Breksi tergolong curam hingga 30 derajat. Sesampainya di atas, akan ada tukang parkir yang mengarahkan menuju lokasi wisata.

“Untuk saat ini masuknya masih gratis hanya membayar retribusi parkir saja,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih.

Kenyataannya, penjaga tetap menerapkan tarif masuk. Hanya saja tidak ada patokan berapa rupiah yang harus dibayar pengunjung. Pengunjung membayar secara sukarela. Lokasi parkir mobil di sisi bawah, parkir motor di sisi atas.

Menikmati keindahan Tebing Breksi, Radar Jogja memiliki beberapa tips. Pertama, kenakan pakaian santai, jangan pakai topi. Karena kondisi Breksi siang hari sangat terik. Bawa kamera untuk mengabadikan momen yang ada.

Agar mendapatkan suasana syahdu, berkunjung ke Breksi menjelang sore. Kawasan ini menghadap matahari terbenam. Pemandangan sekitarnya menyajikan keindahan lansekap Jogjakarta sisi utara dan barat.

“Kalau sunset suasananya sangat bagus apalagi kalau cuacanya cerah. Semua pemandangan landsekap Jogjakarta bahkan Gunung Merapi bisa dinikmati dari Tebing Breksi,” ujar Pengelola Taman Tebing Breksi Kholiq Widiyanto.

Satu lagi yang menjadi andalan Tebing Breksi adalah jeep wisata Shiva Plateau. Wisatawan dimanjakan rute-rute pedesaan sekitar Tebing Breksi. Bahkan dalam rute ini juga terdapat objek wisata candi peninggalan nenek moyang.

“Untuk tarif ada perbedaan, tergantung rutenya. Ada rute pendek, menegah dan rute panjang. Selain candi, adapula Bukit Teletubies dan Rumah Dome di kawasan selatan Breksi,” jelasnya.

Capai berputar-putar? Bisa mengistirahatkan badan di pusat kuliner dan café. Selain deretan warung kuliner di sisi timur, juga ada sebuah kafe kecil di sisi atas tebing timur. Dari lokasi ini bisa menikmati sunset, Gunung Merapi dan lansekap Jogjakarta. (dwi/iwa/ONG)