GUNUNGKIDUL – Pohon durian di Kecamatan Patuk mengalami gagal panen selama dua tahun. Namun sekarang, durian melimpah. Festival durian pun akan kembali digelar.

Camat Patuk Haryo Ambar Suwardi mengatakan festival durian merupakan agenda tahunan. Namun sejak 2015 festival behenti karena gagal panen. Pemicunya cuaca ekstrem.

“Setelah terhenti dua tahun, Festival Durian di Gogor Park, Padukuhan Ngasemayu, Salam, Patuk kembali digelar. Rencananya tiga hari 1-3 Desember 2017,” kata Haryo, Minggu (19/11/2017).

Tahun ini panen durian melimpah. Pecinta durian bias datang ke festival tersebut. Acaranya berupa kontes durian, lelang durian hingga bazar durian. Ada juga pameran seribu bunga matahari.

“Festival ini untuk mengenalkan komoditas durian asli Patuk. Festival durian bisa jadi promosi wisata,” ujar Haryo.

Salah seorang petani durian warga Desa Putat, Sukardiyem mengatakan panen durian tahun ini sangat bagus. Banyak durian yang matang di pohon terjatuh.

“Tahun lalu, pohon berbuah, namun busuk,” kata Sukardiyem.

Musim durian 2017 cukup menggembirakannya. Satu pohon menghasilkan 30 buah durian. Durian kualitas nomor satu harus ditunggu jatuh dari pohonnya. (gun/iwa)