GUNUNGKIDUL – Guru, dalam tradisi Jawa, merupakan akronim dari didugu lan ditiru (orang yang dipercaya dan diikuti). Slogan tersebut masih melekat menjadi penyemangat tenaga pendidik berinovasi mengikuti zaman.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid Minggu (19/11/2017). Dia mengatakan ada perbedaan cara mendidik guru sekarang dan dulu.

“Persoalan tenaga pendidik tidak banyak perubahan. Bedanya, jika ada guru sekarang berkasus (kekerasan) dengan mudah terekspose,” kata Bahron.

Keseganan dan adab menghormati guru oleh murid tidak luntur. Hanya cara pandang masyarakat saja yang berubah. Gaya hormat masa lampau dengan kini tidak sama.

“Saya berkeyakinan, sebenarnya sebagian besar murid masih menghargai guru. Akronim guru digugu lan ditiru masih melekat erat,” ujarnya.

Namun, dalam perkembangannya, guru memang harus mengembangkan diri. Terutama dalam pola komunikasi maupun pola asuh yang sesuai zaman. “Maka untuk mencapai standar pendidikan, ada uji kompetensi guru,” kata Bahron.

Pemerintah tidak boleh diam terhadap prestasi guru. Setiap tahun, bertepatan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), diberi berprestasi diberi penghargaan.

Kriteria penerima penghargaan karena guru tersebut berdedikasi atau pengabdian selama puluhan tahun tanpa cela. Guru yang pintar berinovasi juga berhak memperoleh reward.

“Selain piagam ada penghargaan berupa uang. Penghargaan guru berprestasi akan diberikan pada Hari PGRI 25 November 2017,” kata Bahron.

Seleksi guru teladan tidak mudah. Tahap pertama, penyaringan internal sekolah. Lalu diusulkan ke kabupaten. Minimal memiliki masa kerja delapan tahun. Bagi yang terpilih, memperolah penghargaan.

Salah seorang guru taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Patuk Gunungkidul Suprihatinah membenarkan tantangan mendidik terusbertambah. Dia paham terjadi pergeseran dunia pembelajaran.

“Guru harus sabar dan peka perkembangan zaman. Guru bukan ditakuti, lebih baik disegani. Itu pengalaman saya,” kata Suprihatinah. (gun/iwa)