GUNUNGKIDUL – Seluruh anggota TNI harus bersih dari narkoba. Untuk memastikan, seluruh anggota hingga level Komando Rayon Militer (Koramil) diperiksa urine-nya dengan mendadak.

Tes dilaksanakan usai upacara bendera Senin (20/11/2017). Di bawah kendali Komando Distrik Militer (Kodim) 0730 Gunungkidul bersama Denkesyah 04-04-02 PPK TK I 0730 Klinik Pratama Kartika, semua anggota dicek.

Pelacakan indikasi penggunaan narkoba di kalangan militer dilaksanakan dengan detail. Provos dan bagian intel menguntit para prajurit yang tengah menyiapkan urine sampai ke kamar mandi.

Pasi Intel Kapten Chorp Perhubungan (Chb) Timotius Subanu mengatakan prajurit yang menjalani tes urine sebanyak 40 orang. Terdiri dari perwira, bintara, tamtama dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kodim. “Semua anggota yang menjalani tes urine negatif narkoba,” kata Subanu.

Komandan Kodim 0730 Gunungkidul Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Taufik Hanif mengingatkan bahaya narkoba. “Kami berupaya maksimal melakukan pencegahan. Dimulai dari sosialisasi maupun tes urine ini,” kata Taufik.

Dia mengajak masyarakat menjauhi narkoba. Narkoba merusak masa depan anak bangsa. “Bersama Rakyat TNI kuat, jangan sampai masyarakat dan anggota TNI mengonsumsi narkoba. Bagi anggota, jika terbukti (mengonsumsi narkoba), sanksinya tegas yakni pemecatan,” tegas Taufik.

Salah seorang prajurit, Serka Heri Susanto hasil tes urine-nya negatif. Dia tidak khawatir ketika diperiksa karena jauh dari barang haram tersebut. “Pemeriksaan ketat. Ke kamar mandi saja saya diikuti,” kata Heri. (gun/iwa)