JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ternyata aktif memantau nginjen wong meteng atau mengintip orang hamil. Tapi, bukan nginjen atau mengintip dalam arti sebenarnya.

Nginjen wong meteng merupakan program yang diterapkan Pemprov Jateng untuk menangani ibu hamil.
Program ini ditujukan untuk memberikan bantuan terhadap ibu hamil. Memastikan setiap kehamilan dalam keadaan baik.
“Begitu lihat orang hamil, langsung dipegang. Kita tangani. Kalau kondisi (kehamilannya) sehat, ya kita lepas. Kalau tidak sehat, kita dampingi,” jelas Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Wartawan Daerah Indonesia 2017 di Jakarta (20/11).

Pembicara lainnya yakni Direktur Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Yoga Affandi, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, dan pengamat ekonomi Samuel SekuritasLana Soelistyoningsih.

Menurut Ganjar, jika diketahui terdapat hal yang tidak beres dalam kehamilan maka segera dilakukan pendampingan. Pendampingan khusus terhadap ibu hamil tersebut melibatkan mahasiswa.

One student, one client. Didampingi mahasiswa,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, kehamilan yang kurang sehat biasanya dialami warga dengan latar belakang keluarga miskin. Pelaksanaan program nginjen wong meteng ini melibatkan pemerintah daerah kota dan kabupaten di Jateng.

“Inflasi terkait erat dengan keluarga miskin. Di Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi lumayan. Tapi, kemiskinan tinggi,” terangnya. (amd)