GUNUNGKIDUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menindaklanjuti perintah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menerima pendaftaran sembilan parpol. Parpol-parpol ini sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat awal.

“KPU menerima pendaftaran sembilan parpol untuk diverifikasi sebagai calon peserta Pemilu 2019,” kata Ketua KPU Gunungkidul Zainuri Ikhsan kemarin (21/11/2017).

Sebelumnya, data kepengurusan kesembilan parpol tersebut tidak sesuai kebijakan KPU. Mereka tidak melampirkan data yang telah di-input di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) pada laman KPU.

Kesembilan parpol tersebut:

  1. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) kubu AM Hendropriyono
  2. Partai Bulan Bintang (PBB)
  3. Partai Islam Damai dan Aman (Idaman)
  4. Partai Bhinneka
  5. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)
  6. Partai Republik
  7. Partai Rakyat
  8. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
  9. Partai Indonesia Kerja (PIKA)

“Proses penyerahan berkas sudah dimulai sejak Senin 20 November 2017. Berakhir Rabu (22/11/2017) tengah malam,” kata Zaunuri.

Dia menunggu hingga batas waktu itu berakhir. Jika tidak memanfaatkan kesempatan, otomatis dinyatakan tidak memenuhi persyaratan ikut Pemilu 2019.

“Yang sudah menyerahkan salinan berkas keanggotaan baru PBB dan PKPI,” ujar Zaunuri.

Anggota KPU Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan keputusan tersebut membutuhkan tenaga ekstra. Selain menerima berkas perbaikan dari empat partai (Nasdem, Hanura, PKB dan Berkarya), juga harus menerima salinan berkas keanggotaan dari sembilan parpol yang gugatannya dikabulkan Bawaslu.

“Tidak ada masalah dan hingga sekarang (kemarin) juga belum ada yang menyerahkan,” kata Is Sumarsono. (gun/iwa)